Embun di Atas Daun Mapel; Novel Islami Berlatar Kanada

 

Embun ditas Daun Maple

Adalah sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan mendapat kepercayaan untuk membaca dan mengulas sebuah novel buah tangannya yang pertama diterbitkan langsung dari sang penulis. Sahabat saya ini, Hadis Mevlana, memang sejak awal saya kenal sebagai seorang pecinta buku dan sastra. Dia sangat kritis terhadap apa yang telah dibacanya. Terkadang dia melihat sebuah karya sastra dari sisi yang berbeda, yang tak ladzim dilihat dari pembaca awam seperti saya.

Saya mengenal Hadis Mevlana dengan nama Maulana Hadi. Kami sama-sama bertemu di salah satu grup milis sebuah Film yang diangkat dari novel islami. Dalam beberapa kesempatan Hadi memperlihatkan kemampuannya dalam berpuisi. Sebenarnya tak hanya itu, Hadi juga memiliki bakat  yang tidak bisa dipandang sebelah mata di bidang tarik suara. Dan ternyata dia juga pandai dalam menulis novel. Ah, sahabat saya ini memang multi talenta. Semoga Allah senantiasa memudahkan ia berkarya dalam barakah.

NOVEL EMBUN DI ATAS DAUN MAPEL

Saya termasuk yang paling antusias demi mengetahui Hadi berhasil menerbitkan novelnya. Genre apakah yang akan ia usung? Apakah romance? petualangan? action? Rasa penasaran ini begitu menggebu, apalagi sang penulis menjanjikan akan mengirimkan langsung buah karyanya ini kepada saya.

(138)

Jejalan Dinas Yogya – Pacitan

Ini kali ke dua saya menjejakkan kaki di Yogyakarta atau yang sering juga disebut dengan kota Jogja. Pertama kali sekitar tiga tahun lalu ketika saya mengantarkan adik saya melamar calon istrinya yang orang tuanya tinggal di Kota Sragen. Bandara Adi Soetjipto menyambut saya pagi itu dengan sinar mentari yang hangat dan cuaca sangat bersahabat. Perjalanan saya kali ini adalah perjalanan dinas. Saya dan beberapa teman dari kantor mencoba melakukan problem solving terhadap masalah yang saat ini tengah dialami salah satu klien kami yang berada di Kota Pacitan.

Bandara Adi Soetjipto ini menurut saya sangat bersahaja. Sama sekali tidak megah sebagaimana Bandara di kota besar lain di Indonesia. Nampaknya justru kesederhanaan inilah yang memang menjadi daya tarik Kotanya Sri Sultan ini.

Welcome to Yogya

Welcome to Yogya

Setelah saya dan rekan sekantor saya menunggu beberapa saat kedatangan rekan kami yang berasal dari Pekan Baru, kami pun segera menuju ke area parkiran untuk menemui petugas rental mobil yang ternyata sudah menanti bersisian dengan SUV sejuta ummat berwarna hitamnya. Asli, orang ini ramah banget. Saya yang nggak ngerti bahasa Yogya aja terpesona sama keramahannya hehehe. Setelah melakukan perbincangan kecil dengannya kami pun segera berlalu untuk memulai acara jalan-jalan perjalanan ini. (196)

Cerita Setahun Malaikat Kecilku

Tepat setahun yang lalu, 9 Januari 2013 atau 26 Shafar 1434 H, anak pertama saya lahir dengan selamat dan resmi menjadi salah satu dari lebih 5 miliar penduduk dunia, tepatnya pukul 17.05 WIB. Putri pertama saya ini dilahirkan dengan persalinan normal yang penuh perjuangan. Ceritanya bisa dibaca di sini.

Syifana Keysha Elsulaiman

Saya dan istri sepakat memberinya nama Syifana, berharap ia dapat sebagai obat penawar dari segala masalah dan penyakit apa pun yang kelak kami hadapi.

Nama lengkap putri saya yang tidak bisa diam (bahkan sejak di dalam kandungan) ini adalah Syifana Keysha Elsulaiman. Syifana berasal dari kata Syifa yang artinya obat. Keysha adalah nama lain dari Aisha, istri baginda Rasulullah yang juga melambangkan kecantikan bagi wanita. Sedangkan Elsulaiman adalah gabungan nama saya dan istri :) (1251)

Powered by WordPress | Designed by: Themes Gallery | Thanks to best wordpress themes, wordpress 4 themes and WordPress Themes Free