Review

Huawei Nova 3i, Ponsel Idaman Banget

By on September 30, 2018

Dalam hitungan hari, hampir selalu ada berita tentang hadirnya ponsel baru yang dirilis oleh berbagai vendor di seluruh dunia. Di satu sisi kita dibuat terkagum-kagum dengan segala teknologi baru yang mereka tawarkan, namun di sisi lain kita sebagai pengguna tentu menjadi sangat bingung untuk memilih yang terbaik dan paling sesuai dengan kebutuhan kita.

Teknologi dalam dunia perponselan memang sedemikian cepat berkembang. Ada satu kesamaan dari semua teknologi baru yang ditawarkan tersebut yaitu memberikan kemudahan yang lebih bagi pengguna ponsel namun sekaligus juga memberikan hasil dan kualitas yang lebih baik.

Dari seluruh fitur dan teknologi yang ditawarkan, sebenarnya yang benar-benar dibutuhkan oleh pengguna ponsel semacam saya ini bisa disederhanakan hanya dalam 4 kriteria, yakni penampilan yang ciamik, kamera yang keren, memori yang besar serta lancar diajak gaming. Ya kan? Buat saya jika ada sebuah ponsel yang bisa memenuhi keempat kriteria itu, itulah ponsel idaman saya.

Huawei, Kasih Tak Sampai

Sebenarnya saya sudah lama banget melirik merk ponsel yang satu ini. Desain yang mereka tawarkan selalu bikin hati saya meleleh; simpel, cantik dan berkelas banget. Sayang sekali ponsel-ponsel Huawei selalu dibanderol dengan harga yang nggak terjangkau oleh budget saya. Misalnya desain Huawei P8 yang mewah dan tipis banget, atau Mate 8 yang bezel (bingkai)  di sisi kiri dan kanannya nyaris nggak keliatan, padahal itu semua dirilis tahun 2015 lho, tapi sudah begitu futuristik desainnya.

Nah, April kemarin Huawei menggebrak dunia pergadgetan dengan menghadirkan Huawei P20 Pro. Ponsel pertama di dunia yang memiliki 3 kamera utama. DXOMark sebagai situs referensi penilaian kualitas kamera, termasuk ponsel, hingga saat ini masih menobatkan Huawei P20 Pro sebagai ponsel dengan kamera terbaik di dunia dengan score 109. Tuh kan, Hal ini membuat saya menjadi tambah kepincut dengan brand yang satu ini. Lagi-lagi Huawei membanderol ponsel ini dengan harga di atas 10 juta rupiah. Saya harus buru-buru menguburkan impian untuk memilikinya…

(45)

Continue Reading

Sharing

Meja Kerja Rapi, Why Not?

By on August 28, 2018

Merapikan meja kerja selalu menjadi hal yang menyebalkan. Selain “penampakannya” yang sangat berantakan karena kita sering meletakkan barang sembarangan, meja kerja kita juga kadang sudah cukup kotor karena jarang kita bersihkan.

Tentu saja meja kerja yang berantakan akan membuat kita tidak nyaman untuk bekerja, bahkan menurunkan motivasi bekerja, bahaya kan?

Nah, saya mau bagi-bagi tips nih untuk membuat meja kerja kita rapi dengan cara yang simpel dan menyenangkan. Ini dia peralatan yang diperlukan untuk membereskan kekacauan di lingkungan kerja kita.

Bersih-bersih dulu

Pertama-tama yang perlu kita siapkan adalah kain microfiber, cairan pembersih serbaguna, kemoceng dan alat bersih-bersih lainnya. Bersihkan meja kerja kita hingga tuntas bersihnya. Pastinya seluruh barang yang ada di atasnya kita kosongkan terlebih dahulu. 

(10)

Continue Reading

Review

Review Film Kulari Ke Pantai (2018)

By on July 2, 2018

Aktifitas liburan lebaran kemarin membuat saya lalai untuk mengecek email. Hasilnya saya melewatkan 2 undangan untuk menyaksikan film yang sebenarnya sudah saya tunggu-tunggu, yakni Kulari Ke Pantai. Undangan pertama adalah Press Screening pada Jumat, 22 Juni dan kedua adalah Gala Premier pada Sabtu, 23 Juni. Keduanya bertempat di Epicentrum XXI. Dan saya pun cuma bisa menyesal  (tears) .

Dan di hari pertama pemutarannya, 27 Juni 2018,  saya langsung menyaksikan film ini. Nama besar Riri Riza dan Mira Lesmana seolah memberikan garansi kepada saya atas film yang berkualitas untuk disaksikan. Dan benar, saya sangat suka dengan Film Kulari Ke Pantai!

Drama, Petualangan, Komedi

Berbeda dengan Petualangan Sherina yang merupakan film musikal, Kulari Ke Pantai adalah murni film drama petualangan, tapi tetap dilengkapi dengan lagu-lagu yang asyik untuk didengarkan di sepanjang film.

Sebenarnya banyak persamaan yang saya rasakan antara kedua film ini, di antaranya adalah sama-sama bertema petualangan, sama-sama bertokoh utama anak perempuan, dan sama-sama memiliki unsur komedi yang renyah. Satu hal lagi yang saya rasakan adalah adanya kemiripan atara Sherina kecil dengan Maisha Kanna (pemeran Sam), baik gestur maupun penampilan fisik. Mirip kan?

(458)

Continue Reading