Sharing

Mana Kembalinya… ?

November 1, 2011

Saya serahkan uang 10-ribuan kepada sang kondektur bus. Dan seperti yang saya takutkan sang kondektur tidak langsung memberi uang kembalinya #errr

Nggak seperti biasanya hari ini memang saya lalai menyiapkan uang receh untuk keperluan sepanjang perjalanan nanti. Biasanya saya sudah menyiapkan uang pas untuk biaya parkir motor, membeli sarapan pagi, sampai ongkos bis untuk pulang nanti.

Benar saja, ketika saya mau turun dari bus ternyata saya harus menegur terlebih dahulu sang kondektur untuk meminta uang kembali. Parahnya dia berlagak lupa dan menanyakan berapa uang yang kita beri ke dia tadi #hadeeh (doh)

Tadi pagi juga begitu, langganan lontong sayur saya sibuk mencari uang kembali untuk saya. Dan ini ternyata cukup memakan waktu juga (nottalking)

Mungkin jika kejadian ini terjadi pada bus kota, pedagang kaki lima, dan rakyat kecil lainnya masih ada space pemakluman dalam diri kita. Toh ini memang juga andil kelalaian kita yang tidak menyiapkan uang pas untuk mereka.

Tapi bagaimana jika ini ternyata juga terjadi oleh sebuah badan usaha yang lumayan besar semisal pasar swalayan? Apakah pernah tidak mendapatkan uang kembali secara utuh? Wah kalau saya sering tuh. Walaupun nominalnya memang kecil sekali, semisal 50 rupiah atau 100-200 rupiah. Kecil sih, tapi coba bayangkan jika seluruh pembeli yang jumlahnya bisa mencapai ribuan orang per bulannya menyumbangkan uang kembali recehan tersebut ke pasar swalayan tadi. Lumayan kan nominalnya? #nggakikhlas

Nah, apakah kamu juga punya pengalaman tentang uang kembalian ini? Sharing dong (goodluck)

Sumber foto : http://baltyra.com

(1493)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
    1. Bener banget, walau cuma recehan tapi rada-rada nggak ikhlas gitu. Apalagi diganti permen. Coba kalo es krim gapapa deh #eh (okok)

  1. makanya mending klo bisa gesek sih gesek dah..
    bener-bener sesuai dengan yang kita belanjakan sampai ke 0,00 rupiah pun bisa :P *pelit mode*
    klo ke pedagang kaki lima sih memang lebih baik menyiapkan uang pas, apalagi klo beli minuman atau makanan di jalan, kasian mereka lari2an #eh

  2. yaa..bener banget, swalayan swalayan itu mungkin meraup ratusan juta dari uang recehan kembalian yang tidak diberikan ke pelanggan. meskipun nominalnya cuma 25 rupiah tapi kalo dikalikan 100000000000 pelanggan? wuih!!!!

    yang lebih sebel lagi kalo kembalian 100 rupiah diganti dengan PERMEN!!!!!
    coba kalo kita belanja bayarnya pake permen, gimana???

    aku ini kan pedagang,penjual kecil kecilan.
    kalo misalnya kembaliannya 2500, dan aku lagi gak punya uang receh 500… seringnya aku kasih kembalian 3000 lho…
    soalnya aku paling sebel kalo uang kembalian gak dikembalikan secara utuh, itulah sebabnya aku malah sering melebihkan uang kembalian.
    Elsa recently posted..Pintu Lift (dan) BatikMy Profile

    1. Wah jadi curhat juga nih (haha)
      Memang polemik uang kembalian ini sering dikeluhkan oleh banyak orang. Soalnya melibatkan uang yang nggak sedikit lho (goodluck)
      Thanks ya Elsa sudah mampir

  3. Sepakat opa! huh.. kirain cuman sy yg sering jengkol setengah idup sm kembalian yg ga lengkap, huhh..
    ayo bikin gerakan memberangus oknum yg ga ngasih kembalian!………….. #hening

    berlebihan ya? (LOL)

    1. Eh iLLa, ke mana sajakah dirimu selama ini… menghilang tak tentu rimbanya… #dramatis (scenic)

      Iya kayaknya perlu tuh kita bikin gerakan ini, omong2 yang mau sponsorin siapa ya kira2? #mataduwitan #hehehe (haha)

  4. saya hampir tiap hari naik angkot mas, dan kalau tidak bawa uang pas, biasanya sih hanya tambah repot, entah minta kembalian, entah nunggu kembalian yang agak lama. :(

  5. siapapun klo lupa ngasi kembalian pasti saya sewotin :D
    makanya selalu nyiapin uang pas.
    tp klo minimarket yg berani ngga ngasih kembalian dulu sering, tp sekarang udah ngga lagi :D karena udah tau yg dateng emak2 pelit jadi harus serba pas dan pasti diembel2i “mba, nti klo receh 100-200 annya sudah banyak, tolong anterin sini lagi yah” hahaha jadi ketauan deh, saya suka nukerin receh 100-200-500 ke minimarket itu.
    makanya suka gregetan liat orang yg ga ngehargain 100-200 main buang aja, padahal klo dikumpulin dan dibelanjain di minimarket, mereka itu seneng lho, daripada nuker ke bank, rempong katanya hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
:-)) :-) :-D :-P (woot) ;-) :-o X-( :-( :-& (angry) (annoyed) (bye) B-) (cozy) (sick) (: (goodluck) (griltongue) (mmm) (hungry) (music) (tears) (tongue) (unsure) (dance) (doh) (brokenheart) (drinking) (girlkiss) (rofl) (money) (rock) (nottalking) (party) (sleeping) (thinking) (bringit) (worship) (applause) 8-) (gym) (heart) (devil) (lmao) (banana_cool) (banana_rock) (evil_grin) (headspin) (heart_beat) (ninja) (haha) (evilsmirk) (bigeyes) (funkydance) (idiot) (lonely) (scenic) (hassle) (panic) (okok) (yahoo) (K) (highfive) (LOL) (blush) (taser)