Hikmah

Itukah Malaikatmu… ?

By on June 5, 2011

Karena kau tak lihat terkadang malaikat tak bersayap tak cemerlang tak rupawan… (Dewi Lestari – Malaikat Juga Tahu)

Rutinitas keseharian seringkali membuat kita menjadi jauh dari kata sensitif atau peka terhadap sekeliling kita. Ditambah dengan media yang kerap kali memborbardir kita dengan berita kemiskinan, kemalangan, dan bencana alam. Ini menjadikan rasa empati kita terhadap sesama menjadi kian tumpul dan membatu.

Ah pentingkah itu?

Sebenarnya nggak terlalu penting kok, jika kita menganggap hidup kita memang hanya untuk mengejar target-target ambisius kita, seperti karir, jabatan, harta kekayaan, atau kebahagiaan keluarga semata. Toh kita tidak pernah merugikan orang lain, ya kan?

Tapi ternyata masih ada Tuhan…

Tuhan dengan segenap pasukannya hidup berdampingan dengan kita. Salah satunya mahluk terbuat dari cahaya yang ternyata bertugas memonitoring kehidupan kita 24 jam sehari tanpa henti, malaikat…

(1257)

Continue Reading

Hikmah

Bacalah dengan Nama Tuhanmu…

By on January 17, 2011

Belum lama ini saya pernah diajak oleh mantan manager sekaligus sahabat saya yaitu Pak Akhmad Tefur untuk mengikuti sebuah training SQ (spiritual quotient) bertemakan Sufi Metropolitan. Judulnya menggelitik dan memang bikin penasaran karenanya saya berminat sekali ingin ikut.

Acara yang digelar di sebuah perusahaan swasta di bagian barat Jakarta ini begitu menarik bagi saya, selain memang pembicaranya adalah sahabat saya sendiri, training ini juga dibawakan dengan media audio-visual yang sangat menunjang.

Begitu banyak hikmah yang saya terima dari acara ini, namun saya tertarik untuk sharing mengenai satu hal yang menjadikan kita bisa menjadi sufi-sufi di kota metropolitan ini, sederhana namun begitu mengena bagi saya, yaitu mengamalkan ayat pertama yang diturunkan dari Alquran yang berbunyi “Bacalah dengan Nama Tuhanmu yang menciptakan” (Al Alaq : 1 )

Asmaul Husna

Seringkali orang memotong ayat pertama hanya pada Bacalah(iqro), padahal ini masih belum lengkap. Walaupun definisi membaca itu sendiri sangat luas. ALLAH sebenarnya tidak hanya menghendaki kita untuk membaca saja, Dia ternyata membimbing kita untuk memiliki pedoman dan kacamata khusus dalam membaca ini, yaitu “nama Tuhan”…

Nama Tuhan? Tentu saja kita (muslim) mengetahui begitu banyak nama-nama Tuhan yang menyiratkan sifat dan karakter-Nya, ini biasa kita kenal sebagai Asmaul Husna yang berjumlah 99. Silakan klik di sini untuk mengetahu apa saja Nama-Nama Tuhan yang berjumlah 99 tersebut.

(5779)

Continue Reading

Hikmah

Selagi Mampu, Yuk Berbuat Baik … !

By on February 11, 2010

Sumber Foto jannahsteps.com


“Sewaktu ada seseorang sakit atau bepergian, maka baginya ditulis beramal sebagaimana amal yang dilakukan sewaktu ia sehat”
(HR BUKHORI)




Beberapa kali mendampingi almarhum ayah ketika beliau dirawat di rumah sakit membuat saya tersadar begitu mahalnya harga sebuah kata “sehat” itu. Bahkan kesehatan itu tidak bisa dihargai dengan uang berapa pun nilainya.

Satu saja anggota tubuh kita didera penyakit, tentu seluruh tubuh akan merasa tidak nyaman. Sekalipun penyakit itu sepele semisal sakit kulit atau terluka kecil.

Karenanya kesadaran yang lebih akan begitu pentingnya kesehatan membuat saya mencoba sangat berhati-hati dalam menjaganya. Saya juga yakin demikian juga dengan kita semua.

Nah lantas apa ya hubungannya kesehatan dengan berbuat baik?

Perbuatan baik yang kita lakukan jika kita mampu melakukannya dengan rutin dan berkesinambungan ternyata membawa efek yang luar biasa. Dia akan lestari di mata Tuhan. Setidaknya itu yang kita tangkap begitu membaca kutipan hadits shahih di atas.

Kok bisa?

Jika selama kita sehat kita biasa Shalat Berjamaah On Time di masjid, kita biasa menjaga wudhu setiap saat, biasa bersedekah, ringan tangan dalam menolong teman dan saudara, biasa menyapa tetangga, biasa membagikan masakan istimewa kita ke tetangga, biasa menghadiri majlis ilmu, biasa berniaga yang lurus dan halal, dan kebiasaan baik lainnya …. maka ini adalah modal yang LUAR BIASA!!!

Kok bisa (lagi)???

Ketika suatu saat Allah menguji kita dengan penyakit hingga kita tak lagi mampu beraktifitas seperti biasa bahkan tak lagi mampu beranjak dari tempat tidur, ternyata ALLAH tidak menyia-nyiakan amalan baik kita selama sehat. ALLAH akan menghitung kita dengan pahala sebagaimana ketika kita sehat. SUBHANALLAH …

Nggak hanya ketika sakit, bahkan ketika sedang dalam perjalanan jauh pun demikian. Wew … betapa pemurahnya ALLAH.

So, selagi sehat, selagi mampu, selagi kita diberi keringanan dalam melakukanan kebaikan, selagi muda, selagi ada kesempatan Yuk kita selalu berbuat baik … baik … dan baik. Kata Aa Gym mulai dulu dari hal-hal yang mudah :)

Yuk temans, tunggu apa lagi :)

(2060)

Continue Reading