Sharing

Hiks … Nggak terdaftar di DPT … :(

March 21, 2009

Pemilu sudah tinggal 19 hari lagi dan saya baru tahu kemarin bahwa saya dan ibu nggak terdaftar dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap), hanya adik saya yang beruntung namanya tercantum dalam DPT. Bahkan nama almarhum ayah saya tercantum dua kali dalam DPT. Error!!!

Wah … wah …. kalau sudah begini saya kok jadi semakin yakin KPU kita ini memang beneran nggak beres. Lihat saja dari masalah jadual kampanye yang berubah-ubah secara mendadak, sosialisasi aturan kampanye (contreng) yang hingga saat ini masih kontroversi, perpu tentang cara menandai pilihan yang harus dikeluarkan pemerintah demi mencegah surat suara tidak sah yang akan terjadi secara besar-besaran, belum lagi nanti sengketa pemilu yang akan terjadi nampaknya belum diantisipasi dengan baik. Dan ini satu lagi : DPT. Dan ternyata saya juga telah menjadi korbannya!

Gimana ya, saya bingung nih. Saya tetap ingin memilih untuk Indonesia yang lebih baik, ya kan?

Kira-kira ada yang bisa kasih saran?


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
  1. Apa mas baru tau kalo kpu gak beres..Pemilihan bupati kemarin ditempatku malah aneh lagi..Aku yg tergolong pendatang dikalimantan, kemarin dpt kartu pemilih, tp datanya ngawur..Namanya gak bener, tanggal lahirnya gak bener..Masak aku ditulis kelahiran 69, hahahaha. Tua banget aku jadinya..40 tahun?HahahahaKalo itu sich umurnya ibuku..

  2. Sing sabar & ikals mas, mungki belum ada parpol yang betul – betul bersih-peduli- dan profesional yang layak menyalurkan aspirasi mas, cz mending tdk didaftar oleh KPU kan bisa netral he….

  3. Alhamdulillah … setelah mencari ke sana ke mari mengenai DPT di lingkungan tempat tinggal saya, ternyata kami sekeluarga terdaftar. Padahal KTP kami masih di rumah lama. Dan anehnya lagi di rumah lama adik saya dan almarhum ayah saya juga terdaftar, alias ada di dua DPT sekaligus.Bagaimana pun juga Alhamdulillah telah memiliki hap pilih 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.