Sharing

Instansi Kejar Target Anggaran?

December 12, 2011
Sumber Foto : rakyatmerdekaonline.com

Menjelang akhir tahun ini saya merasa ada sesuatu yang nggak biasa, ini sangat terlihat kasat mata, baik di rumah, di jalan-jalan utama, bahkan hingga media televisi.

Apakah teman-teman merasakan hal yang sama?

Ya, salah satu contohnya adalah adanya aktifitas perbaikan sarana publik yang marak di mana-mana. Masih segar kan di ingatan kita bagaimana hebohnya proyek perbaikan gorong-gorong di sepanjang jalan utama di Jakarta?

Nggak cuma di jalan-jalan utama lho, di gang depan rumah saya pun dilakukan perbaikan parit dan pengaspalan. Gang-gang kita disulap menjadi lebih rapi dan saluran air yang memadai.

Bukan hanya berupa aktifitas perbaikan sarana umum, fenomena akhir tahun ini juga merambah ke papan-papan reklame di sepanjang jalan utama. Lihat saja tiap instansi seolah berlomba membuat iklan yang besar dan menarik. Pesan yang ingin disampaikan juga terkesan biasa saja dan sama sekali nggak menggigit. Seolah kurang terkonsep dan nggak ada goal yang tajam.

Layar televisi pun nggak luput dari iklan instansi ini. Coba perhatikan iklan-iklan pesan layanan masyarakat dari berbagai departemen tiba-tiba ramai menghiasi layar kaca kita. Iklan-iklan ini bahkan tayang pada prime time. Terbayang dong berapa rupiah yang mesti dirogoh untuk membayar pemasangan iklan ini di televisi?

Buat saya yang awam saja bisa menangkap seakan ada “sesuatu” terjadi di balik semua ini. Mengapa banyakΒ  instansi yang seolah berlomba-lomba mengerjakan project di akhir tahun? Mengapa banyak instansi yang terkesan buang-buang uang untuk beriklan yang nggak penting di televisi juga di akhir-akhir tahun ini?

Apakah mereka mengejar agar anggaran tahun ini terpenuhi? Atau memang telah diprogram demikian sejak jauh-jauh hari?

Ah, semoga saja dugaan saya ini salah ya.

Gimana menurut rekan-rekan? Ada yang bisa berbagi mengenai fenomena akhir tahun ini? (goodluck)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
  1. Ya gitu lah cara instansi menghabiskan anggarannya.

    Pertama kali tau kalo instansi itu doyan kejar anggaran pas ada proyek buat suatu pemda. Proyeknya sih gak jadi kami dapetin. Cuma ada cerita berharga kalau anggaran itu kudu dihabisin, kalo enggak tahun depat jatahnya dikurangin. geleng-geleng kepala denger cerita gimana menghabiskan anggaran.

    Sekarang dapet istri PNS. Banyak cerita tentang penghabisan anggaran ini. Ya ampuuun… Apa ga ada sistem buat mencegah keborosan ini ya? Hello KPK…

    1. Tuh kan, ternyata dugaan saya benar. Habis mereka terlihat kasat mata banget sih. Parah ya jika yang kayak gini terus dibiarkan. Memang lembaga apa sih yang berwenang untuk kejadian kayak gini? KPK?

  2. pantesan bang Fahri hamzah kmaren ribut2 mau bubarin KPK, soalnya ya gini, ada kecenderungan dy tuh kayak penjaga yang sembunyi di balik pohon. orang yg lewat2 dibiarin aja, pas ada yg ketauan nyolong, baru ditangkap. lebih ke ketangkapnya, sedangkan pencegahannya(mungkin) diabaikan atau dikesekiankan. buktinya? sudah berapa tahun KPK ada tapi korupsi tetap saja makin banyak. itu yang ketangkap, yang ga ketauan apa kabar? mungkin sebaiknya KPK itu sifatnya mengawal kegiatan2 pembangunan kek gini, bukan cuma nangkepin aja, palagi kalo menjebak.
    pernah juga dapat cerita dari pns di daerah, kadang mereka bahkan bikin laporan fiktif, atau kegiatan yg heboh, padahal sebenarnya itu cuman buat ngabis2in anggaran.
    ngomongin yang kayak gini kadang bikin emosi jiwa. sementara departemen2 itu bingung ngabisin duitnya, saya di kantor malah merasakan anggaran kita dipotong2. Padahal kegiatan kita juga buat menindaklanjuti apa yg dibilang Dirut ke masyarakat kalo yg pasang baru musti dilayani. huh..
    tuh kan jadi emosi (LOL)

    1. Wah setuju deh kalo yang ini. Kpk itu ternyata sesuatu ya #geleng2

      Eini kenapa jadi curhat panjang lebar begini ya hihihi #yes #berhasil #eh (okok)

  3. Nggak pernah bawa payung sebelum hujan sih… kalau sudah gerimis begini baru merasakan gelisahnya :p

    Semoga aja ada perbaikan di masa mendatang πŸ™‚

  4. kalo menurut aku seeh (yg awam bangetss) bukan mengejar target anggaran, tapi lebih kepada penghabisan (biaya) anggaran. dan bulan november serta desember adalah bulan yang pas banget buat para pejabat untuk pesta pora anggaran tersebut.

    ada bagusnya ketika biaya anggaran tersebut dijadikan sesuatu yang lebih berguna/bermanfaat bagi rakyat, contohnya ya seperti pembangunan/renovasi jalan sertab bangunan2 untuk umum. namun sayangnya biaya untuk hal yang seperti itu malah yang sedikitnya yang dikeluarkan, yang banyaknya malah lebih ke/untuk pribadi/golongan pejabat2 tsb. seperti, studi banding ke negara mana gitu yang bisa ngabisin milyaran.

    ah, TLM (okok)

    1. Nah bener kan, malah ternyata lebih parah dari yang saya duga kalau memang benar demikian. Anggaran malah masuk ke kantong atau untuk pesta dan senang2 para pejabat? Jadi emosi nih ane (idiot) (taser)

    1. Mulanya juga demikian si Brad, tapi setelah melihat di sana-sini banyak sekali project yang dilaksanakan seolah berbarengan langsung merasa ada yang aneh aja. Pasti deh ada #sesuatu di baliknya. Dan lagi-lagi ternyata memang banyak yang membenarkan tentang ini #prihatinIndonesaku (lonely)

  5. hadeuuhh udah rahasia umum kali yah
    emangnya rakyatnya bodoh apa
    semua juga tau kali ini momen wajib utk meNOLkan rekening
    biar taon besok diisi lagi
    errrr seharian ini udah marah2 sama instansi baca ini lagi
    ga ilang2 betenya πŸ˜€

  6. hehehe.. ada yg blg klo digali bulan2 ini pas bgt lg banyak hujan yg turun. katanya sih biar lunak tanahnya biar bisa digali.. alasan yg logis atau ga kira2? πŸ˜€

    1. Oh pinter bener, memang bener-bener lunak kok… beneran… alias becek hehehe. Warna jalan jadi coklat dan berlumpur di mana-mana… pinter bener deh milih waktunya #salut (haha)

  7. Selalu ada alasan logis positif untuk semua persoalan, tidak mesti harus selalu prasangka negatif kan? Bukan karena saya PNS, tetapi karena tidak semua hal selalu sesuai dengan rencana awal.
    Mari kita do’akan baik instansi maupun pejabatnya agar bisa memerbaiki kondisi itu ke depan, terlebih bila Anda termasuk yang dikecewakan atau dizholimi. πŸ™‚

    1. Hmm… selama ini kita2 sebagai masyarakat berprasangka baik kok, kalau nggak pasti tiap hari kita demo. Jika memang ada niat perbaikan kita mendukung deh 1000% (rock)

  8. Pada awal hingga pertengahn, anggaran di depositokan agar dapat untung sebagian pihak sehingga pembayaran honor/spj bisa tertunda, eh menjelang akhir tahun pada sibuk buang2 duit. aneh dengan birokrasi kita

    1. Iya contohnya aja gorong-gorong yang di Thamrin itu setelah diperbaiki nggak mulus lagi seperti semula. Jadi jalan cacat tuh, nggak rata dan bergelombang (doh)

    1. Luv… luv… bangun jangan pingsan di tengah pasar begini dong #sodorinkaoskaki (haha)

      wah saya udah tuh ngalamin, parit di depan rumah diperbesar dan diperdalam, selain itu jalan di gang juga diaspal semua. makan waktu hampir 1 bulan memang hingga akhirnya perbaikan ini selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.