Review

Fakta-fakta di Harry Potter and the Deathly Hallows (bagian 2)

By on October 12, 2008

Kembali ke Hogwarts

  • Ketika bekas luka di dahinya sakit tiba-tiba, dia mengetahui bahwa Horcrux yang dicari oleh Voldemort di Hogwarts adalah Deadem Ravenclaw.
  • Luna mengantarkan Harry ke asrama Ravenclaw dengan menggunakan jubah gaib.
  • Di sana Luna berhasil menyelamatkan Harry dengan mantra bius kepada seorang pelahap maut yang tiba di sana dan melihat Harry. Anak-anak ravenclaw terbangun atas kebisingan ini.
  • Profesor McGonagall menyusul ke asrama Ravenclaw karena keributan yang terjadi. Pelahap maut lainnya yang juga tiba di sana menghina McGonagall dan mengancam murid-murid. Harry memberikan kutukan cruciotus kepadanya.
  • McGonagall terkejut atas kehadiran Harry. Harry menjelaskan tujuannya mencari sesuatu di Hogwart dan Voldemort sedang menuju ke Hogwart juga.
  • Snape yang datang berhasil diusir oleh McGonagall dan guru-guru lainnya. Snape melarikan diri dari Hogwarts.
  • McGonagall mengkoordinasi tindakan penyelamatan atas seluruh murid-murid dan merancang perlawanan terhadap Voldemort dan para pelahap maut yang setiap saat akan tiba.
  • Sementara itu Harry meneruskan mencari Deadem Ravenclaw.

Peperangan dimulai

  • Harry meminta bantuan nona kelabu, Hantu ravenclaw yang ternyata adalah anak Ravenclaw mengenai deadem ravenclaw.
  • Atas info dari Nona Kelabu diketahui bahwa deadem tersebut telah diamankan oleh Voldemort, kemungkinan besar di Horgwats.
  • Sementara itu peperangan para guru dan lascar dumbledor serta anggota orde dengan para pelahap maut yang mulai menyerang pun dimulai.
  • Ron dan Hermione muncul dan bergabung dengan Harry. Mereka dari kamar rahasia mengambil taring basilik untuk menghancurkan piala emas yang merupakan horcrux. Hermione yang melakukannya.
  • Mereka menuju ke kamar kebutuhan untuk mencari tempat semua barang disembunyikan.
  • Mereka bertemu Draco, Crabe, dan Goyle di kamar kebutuhan. Setelah pertarungan yang cukup sengit yaitu melawan api kutukan Crabbe, Harry berhasil mendapatkan deadem Ravenclaw. Kini hanya tertinggal 1 horcrux lagi, yaitu Nagini.
  • Pertarungan melawan pelahap maut terus berlanjut, Fred, Tonks, Colin Creevy dan Lupin tewas.
  • Voldemort di Shrieking Shack, Harry melihatnya melalui pikiran Voldemort. Lucious memanggil Snape untuk menghadap Voldemort.
  • Hary, Ron, Hermione dengan jubah gaib menuju ke tempat Voldemort.
  • Voldemort meyakini bahwa tongkat sihir Elder yang diambilnya dari makam Dumbledore baru akan bekerja jika si pemiliknya dapat dikalahkan. Dia meyakini pemiliknya saat ini adalah Snape yang telah berhasil membunuh Dumbledore. Akhirnya Voldemort membunuh Snape.
  • Harry yang menyaksikan pembunuhan itu menghampiri Snape yang ditinggalkan oleh Voldemort bersama Nagini. Snape memberikan pensievenya ke Harry.

Pensieve Snape

  • Snape remaja menyukai Lily Potter. Bahkan sebelum mereka sama-sama masuk Hogwarts.
  • Bibi Petunia muda ternyata juga menginginkan diundang menjadi siswa Hogwarts, bahkan menulis surat permohonan ke Dumbledore.
  • Lily dan Snape sama-sama bersekolah di Hogwarts dan tetap berteman walaupun mereka berbeda asrama.
  • Snape telah membuat janji dengan Dumbledore untuk membantu melindungi anak Lily yang masih hidup (Harry) sebagai tanda cintanya pada Lily.
  • Dumbledore terkena kutukan ketika mengenakan cincin Marvolo (Horcrux) hingga sebelah lengannya terbakar. Kutukan itu tidak memiliki penangkal, karenanya Dumbledore menyadari umurnya yang telah dekat.
  • Snape membantu mengobati Dumbledore. Dumbledore mengatur rencana agar Snape membunuhnya jika waktunya tiba. Hal ini bertujuan untuk menolong Draco dari tugasnya untuk membunuh Dumbledore sekaligus meyakinkan Voldemort bahwa ia masih pengikutnya yang setia.
  • Dumbledore memberitahu Snape bahwa Harry merupakan salah satu Horcrux milik Voldemort.
  • Snape sebenarnya menyayangi Harry, terbukti ketika mengetahui Harry adalah salah satu Horcrux dia menangis. Tugasnya menjaga Harry hingga tiba saatnya untuk ikut mati bersama Voldemort.
  • Patronus rusa betina ternyata milik Snape, berarti dia yang menolong Harry menemukan pedang Gryffindor.
  • Snape lah ternyata yang memberi saran cara pelarian Harry dengan membuat 7 harry Potter kembar kepada Mundungus, anggota Orde dan akhirnya dilaksanakan.

Kematian Harry

  • Harry menyadari satu-satunya cara membunuh Voldemort adalah dengan membunuh seluruh Horcruxnya. Kini tersisa 2 Horcrux lagi Nagini dan dirinya.
  • Harry melangkah menuju Voldemort di hutan terlarang untuk menyerahkan diri.
  • Sebelum berangkat dia bertemu dengan Neville, Harry berpesan kepada Neville untuk membunuh Horcrux terakhir, yaitu Nagini.
  • Dalam perjalanan menuju hutan terlarang Harry berhasil membuka snitch pemberia Dumbledore yang ternyata adalah batu bertuah, salah satu dari relikui kematian.
  • Batu bertuah berhasil memumculkan sosok yang telah meninggal dunia, yaitu James Potter, Sirius, Lupin, dan Lily Potter. Kehadiran mereka menguatkan tekad`Harry bahkan dementor pun tidak lagi mempengaruhi Harry.
  • Di tengah lingkaran para pelahap maut Harry membuka jubah gaibnya dan langsung berdiri menghadapi Voldemort. Bersamaan dengan itu sosok pendamping Harry lenyap.
  • Voldemort memberikan kutukan tak termaafkan ke Harry, Harry pun tergeletak ke tanah.

Pertemuan dengan Dumbledore

  • Harry berada dalam ruangan asing yang serba putih, di sana ia bertemu dengan Dumbledore.
  • Dumbledore menyatakan walaupun sebagai Horcrux jiwa Harry tetaplah untuh dan tidak tersentuh.
  • Menurut Dumbledore Harry telah berhasil menyatukan relikui kematian.
  • Dumbledore menjelaskan tentang kematian Ibu dan adik bungsunya.
  • Dumbledore menjelaskan fenomena tongkat sihir Harry yang menyerang sendiri ke arah Voldemort.
  • Harry belum saatnya mati. Karena yang mati adalah pecahan jiwa milik voldemort, sedangkan jiwa Harry tetap utuh.

Pesta Kemenangan Voldemort

  • Harry tersadar dari kematian sesaatnya, namun dia tetap berpura-pura mati.
  • Harry menjadi bulan-bulanan ejekan selama perjalanan ke Hogwarts.
  • Hagrid akhirnya menggendong Harry menuju ke Hogwarts sambil terisak hebat.
  • Tiba di Hogwart ledakan kedukaan atas kematian Harry. Profesor McGonagall, Ron, Hermione, dan semua pendukung Harry menjerit berduka.
  • Voldemort menyatakan bahwa Harry terbunuh ketika hendak menyelinap menyelamatkan diri.
  • Grawp muncul dan membuat suasana menjadi gaduh. Ditengah kegaduhan tersebut Neville berhasil memenggal kepala Nagini dengan menggunakan pedang Gryffindor yang muncul dari topi seleksi.
  • Harry bersembunyi di bawah jubah gaib. Ia membantu untuk menyerang para pelahap maut.
  • Harry mencoba memberikan mantra perlindungan kepada Profesor McGonagall, Kingsley, dan Slughorn ketika melawan Voldemort. Karenanya akhirnya keberadaan Harry yang masih hidup diketahui oleh semua orang.
  • Harry berhadapan face to face dengan Voldemort.
  • Percakapan keduanya Harry berhasil menjatuhkan mental Voldemort dengan menyatakan pemilik sah tongkat sihir Elder adalah Draco bukannya Snape. Dan Harry telah berhasil mengalahkan Draco. Voldemort gentar.
  • Voldemort menyerang Harry dengan Avada kadabra, namun mantra itu justru berbalik menyerang Voldemort, ia mati.
  • Tongkat sihir Elder di tangan Voldemort melayang dan kembali ke pemiliknya yang sesungguhnya, Harry. Di tangan Harry kini ada 2 tongkat sihir, yaitu Tongkat Elder dan Tongkat milik Draco.
  • Kebahagian meledak. Harry menarik Ron dan Hermione ke ruang kepala sekolah. Harry menceritakan segalanya kepada kedua sahabatnya itu.
  • Tongkat sihir Elder diputuskan dikembalikan ke asalnya.

Happy Ending

  • Harry menikahi Ginny dan memiliki 3 orang anak.
  • Hermione dan Ron menikah dan dikaruniai 2 orang anak.
  • Bekas luka di dahi Harry tidak pernah sakit lagi.

(439)

Continue Reading

Review

100 fakta di Harry Potter and the Deathly Hallows (bagian 1)

By on

Sebelum ini menjadi basi ‘plus’ hobi saya yang kasih bocoran bagi yang belum kelar baca ini buku JK Rowling ini.

Opening …

  • 1. Ollivander (tau kan? Si pembuat tongkat sihir) ditangkap oleh Voldomert yang ingin mengetahui cara menaklukan misteri tongkat sihir kembar miliknya dan Harry.
  • 2. Voldemort meminjam tongkat sihir Lucius atas saran Ollivander.
  • 3. Pada usia 17 tahun mantra perlindungan terhadap Harry di Privet Drive akan hilang.
  • 4. Snape membocorkan rencana waktu kepindahan Harry dari Privat Drive ke Voldemort.
  • 5. Kepindahan Harry dari Privet drive dibantu oleh Orde Phoenix, yaitu antara lain Mad`Eye, Kingsley, Hagrid, Mundungus, Bill, Fleur, Lupin, Tonks, Fred, Goerge, Ron, dan Hermione.
  • 6. Bibi Petunia sekeluarga diamankan oleh Orde Phoenix secara sihir.
  • 7. Kepindahan Harry dilakukan dengan menjadikan 6 orang penjemput tersebut menjadi Harry Potter dengan ramuan polyjus, so jadi ada 7 Harry
  • 8. Kepindahan dilakukan dengan cara menyebar secara terpisah masing-masing tim 2 orang, yaitu Harry dan seorang pendamping menuju ke 12 rumah yang telah dilindungi dengan mantra perlindungan.
  • 9. Harry didampingi Hagrid menggunakan motor milik Black.
  • 10. Tiap2 tim langsung diserang oleh para pelahap maut.
  • 11. Pelahap maut yang menyerang Harry akhirnya mengetahui Harry yang asli, karena Harry hanya menggunakan sihir lucutan tongkat bukan kutukan tak termaafkan, ketahuan deh.
  • 12. atas laporan pelahap maut tadi, Voldemort menyerang Harry (asli), namun tongkat sihir Harry mampu menyerang Voldemort dengan sendirinya (diluar kendali Harry).
  • 13. Harry dan Hagrid selamat dan tiba di rumah keluarga Tonks, dengan portkey menuju The Burrow.
  • 14. Seluruh tim selamat kembali ke The Burrow kecuali Mad Eye Moody yang ternyata tewas, Mundungus yang ber’apparate’, serta sebelah telinga Goerge yang hilang.
  • 15. Harry tinggal di The Burrow hingga genap berusia 17 tahun untuk kemudian melaksanakan wasiat Dumbledore untuk mencari Horcrux.
  • 16. Ulang tahun Harry 1 hari sebelum pernikahan Bill – Fleur. Menteri sihir dating untuk memberikan wasiat Dumbledore kepada Harry, Ron dan Hermione.
  • 17. Warisan Dumbledore untuk Harry adalah snitch pertandingan pertamanya dan pedang Gryffindor, tapi pedang tidak diberikan karena itu dianggap tidak berhak diwariskan oleh Dumbledore.
  • 18. Ron mendapatkan warisan pemantik api yang dapat mengambil cahaya dan mengembalikannya (ini yang dipakai Dumbledore ketika mengantar Harry masih bayi ke Privet Drive, ingat?)
  • 19. Hermione mendapatkan buku dongeng anak-anak penyihir dalam huruf Rune, aneh ya
  • 20. Tulisan tentang Dumbledore beredar, terutama yang menghebohkan adalah milik Rita Skeeter yang sangat controversial, antara lain menyebutkan bahwa Dumbledore pernah terlibat ilmu hitam, punya andil dalam kematian adiknya yang dianggap squib.
  • 21. Kementrian sihir telah mulai disusupi pelahap maut.
  • 22. Pada hari pernikahan Bill – Fleur terjadi kegaduhan karena kedatangan para pelahap maut. Saat itu harry, Ron, dan Hermoinne ber’apparate’ ke suatu tempat di kawasan muggle. Dan Petualangan pun … begin …

The Adventure begin …

  • 23. Secara tak terduga mereka diikuti oleh 2 orang pelahap maut yang akhirnya mereka berhasil lolos. Tidak ada clue apa pun kenapa mereka bisa diikuti … mereka kembali ber’apparate …
  • 24. Ke rumah Keluarga Black, yang telah diwariskan kepada Harry. Rumah ini telah dilindungi dengan mantra anti Snape yang berhasil mereka tembus.
  • 25. Harry menemukan halaman pertama surat tulisan tangan ibunya kepada Black plus robekan foto ayahnya dan dirinya ketika masih usia sekitar 1 tahun.
  • 26. Hermione mengamankan foto kepala sekolah Hogwarts dari keluarga Black agar mereka bebas dari pantauannya.
  • 27. Lupin dating menemui mereka dan menawarkan bantuannya, Harry menolaknya dengan kata-kata pedas yang akhirnya dia sesali.
  • 28. Mereka menemukan bahwa inisial RAB adalah ternyata milik adik Black, sehingga mereka tersadar untuk segera menginvestigasi Kreatcher si peri rumah keluarga Black.
  • 29. Atas cerita Kreatcher mereka mengetahui bahwa kalung yang asli dan merupakan Horcrux ada di rumah tersebut dan telah diambil oleh Mundungus.
  • 30. Harry berhasil mengambil hati Kreatcher dengan memberikan kepadanya kalung horcrux imitasi yang ia peroleh dari perjalanan terakhirnya bersama Dumblodore
  • 31. Kreatcher berhasil membawa Mundungus ke Harry, ternyata kalung telah disita oleh Umbridge, masih ingat kan sama sosok idola di buku V?
  • 32. Sementara itu di dunia penyihir para penyihir berdarah campuran ditangkapi kementrian.
  • Penyusupan ke Kementrian Sihir

  • 33. Harry, Ron, Hermione mengatur penyusupan ke kementrian sihir untuk merebut kalung tersebut.
  • 34. Penyusupan dilakukan dengan bantuan ramuan pollyjus.
  • 35. Dalam penyusupan Harry menemukan mata gaib Mad Eye.
  • 36. Kalung berhasil diambil paksa dari Umbridge melalui petualangan seru yang nyaris gagal. Mereka ber’apparate’ …
  • 37. Nyaris sampai di depan Grimmauld Place, karena ternyata Hermione berhasil dipegang oleh salah seorang orang kementrian sihir yang sempat melihat lokasi persembunyian mereka itu, mereka mengalihkan lokasi apparate …
  • 38. Ke hutan tempat dilaksanakannya turnamen piala dunia quidditch, kali ini Ron mengalami ‘squeenching’ yaitu adanya bagian tubuh yg terpisah ketika ber’apparate’
  • 39. Mereka telah memiliki 1 horcrux saat ini : kalung RAB, namun belum mengetahui cara memusnahkannya.
  • Godric Hallows

  • 40. Mereka mendirikan tenda serta memasang berlapis-lapis mantra perlindungan.
  • 41. Setiap beberapa hari mereka terus melakukan perpindahan lokasi demi keamanan.
  • 42. Kondisi memprihatinkan dalam pelarian ini menghasilkan pertengkaran hebat antara Ron dan Harry, Ron akhirnya memutuskan mundur dari petualangan ini.
  • 43. Hermione dan Harry memutuskan ke Godric Hallows, tempat makam orang tua Harry dan juga tempat keluarga Dumbledore untuk mendapatkan pedang Gryffindor.
  • 44. Di Godric Hallows mereka selain menemukan makam orang tua Harry juga makam keluarga Dumbledore, yaitu adik dan ibu Dumbledore.
  • 45. Harry-Hermione bertemu dengan Bathilda yang ternyata adalah Nagini dan mengantarkan mereka untuk bertemu Voldemort.
  • 46. Hermione sempat mengambil buku tulisan Rita Skeeter mengenai Dumbludore dirumah Bathilda.
  • 47. Harry berhasil meloloskan diri dari Voldemort berkat bantuan Hermione, namun tongkat sihir Harry yang patah.
  • 48. Buku tulisan Rita Skeeter menimbulkan kebencian Harry atas sosok Dumbledore yang dia rasa banyak menyembunyikan sesuatu darinya.
  • 49. Fakta di buku tersebut yang menyatakan Dumbledore pernah bersahabat dengan Grindelwald seorang penyihir hitam.
  • Ron kembali …

  • 50. Muncul patronus misterius berbentuk rusa betina putih perak yang akhirnya mengantarkan Harry menemukan pedang Gryffindor di dasar sebuah kolam.
  • 51. Lokasi kolam telah keluar dari area mantra perlindungan yang ia buat bersama Hermione.
  • 52. Harry mencoba mengambil pedang tersebut, di dalam kolam yang nyaris membeku itu Harry tercekik oleh kalung RAB yang merupakan Horcrux itu.
  • 53. Harry berhasil ditolong oleh Ron yang ternyata masih mengikuti Harry dan Hermione.
  • 54. Ron berhasil menghancurkan Horcrux kalung RAB dengan menggunakan pedang Gryffindor.
  • 55. Pemantik lampu pemberian Dumbledore kepada Ron ternyata mampu memberitahu posisi Harry dan Hermionne sehingga ia bisa menemukan kembali mereka.
  • 56. Harry mendapatkan pemberian tongkat sihir dari Ron yang merupakan hasil rampasan dari komplotan penjambret.
  • Relikui Kematian

  • 57. Simbol yang banyak muncul pada buku pemberian Dumbledore kepada Hermione membuat mereka ingin menyelidikinya.
  • 58. Dimulai dari Xenophilius Lovegood, ayah Luna, karena ketika pesta pernikahan Bill pernah mengenakan symbol yang sama pada kalungnya.
  • 59. Xenophilius bersikap aneh dan ketakutan ketika menerima meraka, namun info penting yang berhasil didapatkan adalah adanya legenda mengenai 3 benda yang mampu menaklukan kematian, yaitu Pedang Sihir Elder, Batu Bertuah, dan Jubah Gaib. Ketiganya disebut sebagai Relikui penakluk kematian, The Deathly Hallows.
  • 60. Xenophilius ternyata mengontak kementrian sihir untuk menangkap Harry. Belakangan diketahui bahwa Luna tengah disandera oleh kementrian.
  • 61. Harry dan Hermione berhasil meloloskan diri dengan terlebih dahulu memperlihatkan diri kepada petugad`dari kementrian sihir. Ini dilakukan agar Xenophilius tidak dianggap sebagai pembohong dan untuk menyelamatkan Luna.
  • 62. Ron dengan jubah gaib juga berhasil meloloskan diri tanpa terlihat.
  • Tertangkap

  • 63. Hari-hari berikutnya Harry terobsesi dengan legenda Relikui Kematian, sedangkan Ron-Hermione bertahan agar tetap fokus pada pencarian Horcrux.
  • 64. Komplotan penjambret berhasil menangkap mereka, ini karena Harry sempat mengucapkan kata-kata “Voldemort” yang ternyata mampu memusnahkan semua mantra perlindungan mereka.
  • 65. Hermione sebelumnya berhasil menyihir wajah Harry menjadi bengkak dan tidak dikenali.
  • 66. Salah seorang penjambret mengenali tanda di dahi Harry dan meyakini bahwa yang ditemukannya adalah Harry Potter, ini dikuatkan dengan keberadaan Hermione yang ramai diberitakan bepergian bersama Harry.
  • 67. Mereka ditangkap bersama Dean dan Griphook (goblin) yang sebelumnya telah tertangkap.
  • 68. Mereka dibawa menuju keluarga Malvoy yang kini merupakan markas para pelahap maut.
  • 69. Bellatrix yang juga ada di sana justru tertarik dengan pedang Gryffindor, karena pedang tersebut (imitasinya) telah disimpan di Bank Gringotts. Ini sangat membuat Bellatrix gusar.
  • 70. Keluarga Malvoy tidak ada mengenali Harry. Semua yang tertangkap dipindahkan ke bawah tanah, kecuali Hermione. Mereka memutuskan penyiksaan pertama dilakukan kepada Hermione yang merupakan darah Lumpur.
  • 71. Di ruang bawah tanah mereka bertemu dengan Ollivander dan Luna.
  • 72. Griphook (atas permintaan Harry) menyatakan bahwa pedang Gryffindor yang ditemukan bersama tertangkapnya Harry adalah palsu ketika ditanya oleh Bellatrix.
  • 73. Di ruang bawah tanah Harry mendapat ide untuk meminta pertolongan melalui pecahan kaca pemberian Sirius yang selalu dibawanya, dan akhirnya Dobby muncul berapparate di depan mereka.
  • 74. Harry meminta Dobby membawa Mr Ollivander, Dean dan Luna ke rumah Bill dan Fleur yang dianggap tempat paling aman, Shell Cottage. Mereka berapparate.
  • Hutang Budi Wormtail

  • 75. Bunyi apparate mereka mengundang tanya bagi para pelahap maut di atasnya. Pettigrew memeriksa ke lantai bawah tanah.
  • 76. Pettigrew nyaris berhasil membunuh Harry, karena perkataan Harry “Kamu mau membunuhku? Setelah aku menyelamatkan hidupmu? Kau berutang padaku” timbul sesaat keraguan pada Pettigrew.
  • 77. Sesaat itulah Harry berhasil menyelamatkan diri. Ron segera melucuti tongkat sihir Wormtail.
  • 78. Wormtail akhirnya mencekik dirinya sendiri dengan tangan besi miliknya.
  • 79. Harry-Ron ke atas membantu Hermione. Terjadi pertarungan sengit antara mereka dengan para pelahap maut yang ada.
  • 80. Berkat pertolongan Dobby yang kembali hadir mereka bisa selamat. Harry berhasil mengambil tongkat sihir Draco. Hermionne berhasil melucuti dan mengambil tongkat milik Bellatrix.
  • 81. Ron-Hermione berapparate. Sedangkan Harry bersama Griphook dan Dobby. Mereka menuju ke Shell Cottage. Pedang Gryffindor juga berhasil diselamatkan.
  • 82. Dobby ternyata telah terkena pisau perak Bellatrix dan mati. Hari luar biasa berduka untuk Dobby.
  • Bank Gringotts

  • 83. Kemarahan Bellatrix ketika melihat pedang Gryffindor membuat Harry penasaran. Harry menduga di Gringotts Bellatrix menyimpan sesuatu yang luar biasa, Horcrux!
  • 84. Di sela duka muncul Lupin yang mengabarkan kelahiran anaknya. Harry diminta menjadi wali bagi anaknya itu.
  • 85. Ollivander memberitahu Harry-Ron-Hermione mengenai tongkat sihir yang akan mematuhi tuannya yang baru yang dimenangkan dari sebuah pertarungan. Berarti harry dapat menggunakan tongkat Draco sekarang. Ollivander juga menyatakan Tongkat sihir Elder benar adanya bukan sekedar legenda.
  • 86. Meminta bantuan Griphook, Harry merencanakan menyusup ke Bank Gringotts.
  • 87. Penyusupan dilakukan dengan penyamaran Ron sebagai tokoh fiktif, Hermionne menjadi Bellatrix dengan polyjus, sedangkan Harry dan Griphook menggunakan jubah gaib.
  • 88. Berkat kutukan imperius mereka berhasil menyusup hingga ke kamar tempat disimpannya pedang Gryffindor palsu milik Bellatrix.
  • 89. Mereka menemukan piala emas kecil yang paling memungkinkan sebagai Horcrux, tapi karena dilindungi mantra Genimo dan Flagrante seluruh benda di sana jika tersentuh akan panas membakar dan melipatgandakan diri dalam jumlah yang tak terhingga. Ini menyebabkan mereka ketahuan pihak Gringotts.
  • 90. Mereka berhasil melarikan diri dengan membebaskan naga penjaga Bank Gringotts.
  • 91. Mereka berhasil mendapat Horcrux yang berupa piala emas kecil namun pedang Gryffindor telah diambil Griphook yang berkhianat.
  • 92. Harry pingsan dan dalam mimpinya ternyata Voldemort telah mengetahui Harry telah memburu Horcrux-Horcrux miliknya.
  • 93. Harry meyakini ada horcrux lagi di Hogwarts.
  • Aberforth

  • 94. Mereka berapparate ke Hogsmeade dan langsung terdeteksi oleh para pelahap maut.
  • 95. Penjaga Hogs Head menyelamatkan mereka, dia tak lain adalah Aberforth, yang ternyata adik Dumbledore.
  • 96. Dia memiliki kembaran cermin Sirius yang dimiliki Harry, selama ini Aberforth mengawasi Harry melewati cermin ini.
  • 97. Ternyata melalui cermin inilah Aberforth yang menolong Harry untuk mendatangkan Dobby ke ruang bawah tanah keluarga Malvoy.
  • 98. Berkat bantuannya mereka berhasil memasuki Hogwarts melalui lukisan Ariana, adik bungu Dumbledore, yang ternyata lorong menuju Hogwarts.
  • 99. Neville keluar dari lukisan itu, senang bertemu Harrry-Ron-Hermione lalu membimbing mereka menuju Hogwarts.
  • 100. Mereka tiba di kamar kebutuhan, disambut oleh Neville dan seluruh laskar Dumbledore.
  • (541)

    Continue Reading

    Hikmah

    Berjamaah di Masjid? … Harus!!!

    By on

    Kok bisa? Coba simak dialog seorang buta dengan Rasulullah ini :

    Seorang buta mengadu pada Rasulullah : “Ya Rasul, tiada yang menuntunku mengantar ke masjid, maka berilah keringanan untukku shalat di rumah”. Kemudian ia diberi keringanan oleh Rasul. Namun ketika ia baru beberapa langkah menuju pulang, Rasulullah memanggilnya kembali: “Adakah kamu mendengar adzan?”. Jawabnya : “Ya, aku mendengarnya”. Sabda Rasul: “karenanya, hendaklah kau penuhi panggilan (adzan) itu”. (HR Muslim)

    Jujur, ketika mendengar kutipan hadits di atas saya cukup shock. Apa sih istimewanya shalat berjamaah di masjid hingga Rasul sedemikian ‘keukeuh’ meminta seorang buta melakukannya?

    Shalat di Masjid, Banyak Untungnya
    Hmmm … pertama : nilainya 27 kali lipat shalat di rumah/sendiri (HR Bukhari-Muslim), ini sudah ribuan kali kita dengar dari (mungkin) ratusan ustadz, guru agama di sekolah hingga ustadz di televisi. Tapi sepertinya selama ini kita (khususnya saya) nggak ‘mudeng’ dan menganggap ini hanya angin lalu, alias nggak penting. Toh kita sudah melakukan shalat lima waktu, lha wong yang shalat bolong-bolong saja masih banyak …

    Tapi kalau kita gunakan logika sederhana, pilih mana kita bekerja dengan gaji satu juta dibandingkan dengan gaji 27juta? Orang waras mana yang akan memilih yang hanya 1 juta, ya kan?

    Kedua, Jika sebelumnya kita telah berwudhu maka setiap langkah kita menuju ke masjid derajat kita akan dinaikkan 1 derajat serta diampuni 1 dosa (HR Muslim). Luar biasa bukan, bukan hanya dihapuskannya dosa kita, tapi juga dinaikkan derajat kita. Subhanallah. Makin jauh lokasi kita berarti makin oke tuh :).

    Ketiga, selama kita berada di masjid malaikat mendoakan kita (HR Bukhari-Muslim). Tahu kan, bahwa mereka adalah mahluk-mahluk suci yang niscaya tak akan tertolak doanya. Kapan lagi kita mendapatkan prestise semacam ini?

    Keempat, selama menunggu shalat kita dianggap melakukan shalat. Ck ck ck! Sungguh Maha Pemurah Allah.
    Oh ya, satu lagi. Waktu antara adzan dan iqamat ternyata adalah waktu mustajab bagi doa kita, alias doa kita tidak akan tertolak oleh Allah. Great!

    Shalat di Masjid, Penting lho!
    Hanya orang munafik yang berat melaksanakan shalat berjamaah di Masjid, terutama ketika Subuh dan Ashar (HR Abu Hurairah). Wah ini yang cukup mengerikan buat kita. Apa rela kita menjadi bagian orang-orang munafik, yang bahkan Rasul membenci mereka melebihi kaum kafir. Moga kita bukan bagian dari mereka, amien …

    Ini saya kutipkan hadist lainnya …

    Seseorang mengadu kepada Rasulullah SAW: “Ya Rasul, bahwasanya kota Madinah ini banyak binatang buas lagi kejam, yang tentu aku sangat khawatir atas keselamatanku”. Rasulullah menjawab : “Adakah kamu mendengar Hayya alash-shalah, hayya alal falah? Kalau mendengarnya maka datanglah untuk memenuhinya”
    (HR Abu Daud)

    Wah, berarti kondisi alam yang berat sekali pun kita tetap harus ke masjid. Apalagi Cuma karena gerimis kecil, bukan halangan lagi ya? Hmmm Moga kita diberikan keringanan langkah dan kemudahan selalu.

    Murka Rasul!
    Rasulullah bersabda : “ Demi Dzat yang diriku ditangan-Nya, aku ingin menghimpun kayu bakar, lalu kusuruh seseorang mengumandangkan adzan shalat, dan kusuruh pula imam memimpin shalat berjamaah, dan kudatangi mereka yang tidak shalat berjamaah, kubakar mereka bersama rumah-rumahnya!”
    (HR Bukhari – Muslim)

    Aih, besar benar murka Rasul terhadap mereka yang meninggalkan shalat berjamaah. Saya tidak berani berkomentar banyak terhadap hadits ini, terasa sangat gamblang dan jelas aura kemurkaan kekasih Allah ini. Saya sangat merinding begitu mengetahui keberadaan hadits ini. Laa haulaa wa laa quwata illa billah …

    Keringanan
    Barangsiapa mendengar seruan adzan tetapi tidak dapat memenuhinya tanpa suatu udzur maka shalat yang dikerjakannya tidak akan diterima. Para sahabat bertanya : Apakah udzurnya? Jawab Rasul SAW : ketakutan atau sakit (HR Abu Daud, Ibn Hibban, Ibnu Majah)

    Luar biasa ya, mungkin sebelum mengetahui sedemikian pentingnya shalat berjamaah ini kita pasti akan menganggap remeh. Bahkan berlomba-lomba membuat mushala kecil di dalam rumah kita. Ternyata bukan itu yang diinginkan Rasul kita, pasti ada hikmah besar dibalik seruan shalat berjamaah di masjid ini yang belum kita ketahui hingga kini. Apakah ini adalah suatu fasa yang harus kita lewati bagi kebangkitan Islam? Mari kita buktikan bersama. Ayo mulai sekarang aja!

    “Sesungguhnya yang meramaikan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir.”
    (QS At Taubah : 18)

    (tulisan ini saya dedikasikan khusus bagi guru, panutan, sekaligus sahabat terbaik saya : Mr. Akhmad Tefur)

    (4487)

    Continue Reading