Sharing

Pernikahan

April 3, 2011

Tepat 2 bulan yang lalu terakhir saya posting di blog tercinta ini. Begitu banyak ide tapi selalu merasa tidak layak untuk ditulis. Iri melihat konsistensi teman ane yang satu itu yang tiap hari bisa menulis sesuatu di blognya, sialnya tulisannya selalu saja menarik dan segar untuk dibaca *melirik ke Bradley aka Indobrad*

Dan inilah saya mencoba untuk kembali menulis…

Tanggal 26 Februari lalu Alhamdulillah saya telah berhasil menggenapkan Dhien saya (dalam Islam menikah memiliki nilai setengah dari kewajiban agama telah tertunaikan). Mungkin dalam bahasa populer seringkali disebut sebagai belahan jiwa, iya kan? Seorang laki-laki menyebut wanita pasangan hidupnya sebagai belahan jiwa (soulmate), jika keduanya telah bertemu maka akan menjadi satu yang utuh dan sempurna. Enough ya buat bahas filosopi ini hehehe.

Bertemu pertama kali dengan”nya” melalui sebuah acara nobar yang digelar oleh deBlogger. kala itu kita nobar Film Sang Pemimpi. Nggak ada tukeran no hp, nggak ada tukeran akun FB maupun twitter, nggak ada juga tukeran alamat blog (doh)

Thanks Dodi fotonya, izin ditampilkan di sini ya 😀

Melalui perkenalan yang dibantu oleh Mbak Desi seorang plurker, maka proses pun dimulai. Hingga akhirnya kami sama-sama bertemu di Bandung. Kenapa Bandung? Karena Mbak Desi memang seorang plurker asli Bandung sehingga ini dianggap sebagai tempat yang netral. Alhamdulillah proses perkenalan hari itu berlangsung dengan lancar. Thanks to akhina Yulef, salah seorang sahabat dari MataSinema, yang telah menemani saya di Bandung.

Mbak Desi dan buah hati
Mas Yulef Dian
Akh Syarif (paling kanan)

Singkat cerita akhir tahun 2010 lalu, tepatnya di Bulan Desember saya memberanikan diri untuk langsung mengkhitbah (melamar) ke keluarga “nya” di Sumatera Selatan. Sebagai sahabat pendamping sekaligus perwakilan keluarga saya ditemani oleh akhina Syarif Furqon. Perjalanan 2 hari ini penuh dengan kisah seru dan menarik terkait dengan kejar-kejaran waktu dengan pesawat serta masalah teknis lainnya. Alhamdulillah lagi-lagi semua dimudahkan oleh Tuhan.

Semua masalah teknis dan persiapan terus menghiasi hari-hari saya hingga menjelang hari H di penghujung Februari 2011. Dan tepatnya 24 Februari saya dan keluarga kecil saya berangkat ke Pagar Alam Sumatera Selatan. Dan bersyukur pada ALLAH pernikahan pun terlaksana dengan lancar dan penuh berkah pada 26 Februari 2011.

Dan sahabat semua, dia adalah Elsi Santi aka Cici Silent.

Mohon doa sahabat semua agar kami dapat mengikuti jejak orang-orang salih dalam mengarungi kehidupan rumah tangga. Thanks all (goodluck)

  1. aihh,, ga detil ga detil ga detil..
    banyak yg terlewatkan, ada bagian yg ga diceritain, mosok dari 2009 ke 2010 cuman 1 postingan. Mustinya bisa jadi satu buku nih ceritanya, bwahaha.. (muhaha) (ninja)

    1. Ih Luvie, saya kan orangnya pemalu, ramah tamah dan tidak sombong. Jadi jarang futu-futu gitu #labil #ngayal (okok)

  2. Subhanallah…. kisah yg menraik mas iman

    tp sayang, ceritanya terlalu singkat mas,..
    ane setuju dgn komen dr iLLa; klo cerita yg ditulis kurang detil, jd kurang dpt gereget-nya… 😛

    knp gak dibuat cerita bersambung mas..?? biar yg baca jd penasaran. Saking penasarannya para pembaca, sinetron “Putri Yang Ditukar” kalah pamor dgn kisah “Pernikahan”-nya mas Iman … hahahaa.

    Btw, klo inget Desember, inget pertama kali ane ketemu sm mas Iman & mas Syarif di Bandara SMB II.. Alhamdulillah gak ketinggalan pesawat…

    Barakallah mas,. salam buat mba cici.. 🙂

    1. Tenang aja akhi Chandra, akan ada kok detailnya termasuk pertemuan pertama kali kita di bandara. Antum termasuk salah satu keajaiban yang ane temui selama proses pernikahan ini.

      Nantikan ya *misterius mode* #bikinpenasaran (haha)

    1. Iya nih dirikuh selalu mengirih padamu yang selalu kontinyu posting tiap hari. kok bisa sih konsisten begitu? #kesel #ngeyel (idiot)

      Eitu modemnya rasa coklat ya? #Eh (okok)

  3. sepertinya iya..banyak yang terlewatkan ini…make jurus point penting..XD hahhaaa…

    Barakallahulakuma wa baraka’alaykuma wajama’a bayna kuma fii khayr… ^^

  4. Sempat dapat bocoran dari Cici. What a surprise. Lihatlah betapa blogging dan plurking bisa memberi manfaat.

    Semoga langgeng yah mas Iman dan Cici. Semoga bisa melahirkan generasi soleh dan solehah kelak. Amiiin

    1. Wuaahh Cici kasih bocoran apa nih? (woot) Jadi Cipu sama blogger juga ya? #eh (okok)

      Makasih ya bro atas doanya, moga segera menyusul (worship)

    1. Amiiiinng….! #eh #ketularanokkots

      Makasih ya Cipu, semoga kelar kuliah nanti segera menyusul ya hehehe (goodluck)

  5. ah masa gitu doang perkenalannya… kayaknya ga lengkap certanya ya :p
    cici… salam kenal yaaa ^_^…
    eh salah ya…. harusnya manggil oma-kah? kan nikah sama opa iman, hehehehh….

  6. ehm… ehm… itu yang poto ada payungnya di tempatnya siapa yaaaaaaaa?
    hihihihi…

    ehm. emang ceritanya dimulai dari situ ya?
    bukannya ada cerita perjuangannya? hihihihi

    1. Iya deh Ratu, kita pinjam setting tempatnya tepat di hari pernikahan Ratu di deket rumah dirimuh (haha)

      Eitu beneran kok emang ketemuan pertama pas kopdar. Perjuangan? pasti dong. Tunggu tulisan selanjutnya ya hehehe (goodluck)

  7. waktu itu ketemu sama sempet ngobrol sm ka cici dan ka illa, ktnya siap2 denger kabar gembira aja dr ka cici ga taunya eh ga taunya (evil_grin) #apeeu

    ternyata udah naksir dr pertama kali ketemu nobar ya (devil)

    1. Njiyaaaaaahhhhh … kopdar kok cari jodoh sih (doh)

      Etapi boloeh juga tuh dicoba, kan banyak mahluk manis di deBlogger (evil_grin)

      Butuh bantuan bilang aja ya (goodluck)

  8. sebenernya malas banget nih mau komen *ngeri kena semprot ledekan* (tongue) #eh #pedehabis
    tapi berhubung gak bisa datang ke walimahannya di Sumatera Selatan, maka dengan ini saya ucapkan mohon maaf dan Barakallah, semoga langgeng terus dan memberi berkah untuk semua orang di sekeliling… amminnn… 🙂

    1. Eitttss siapa yang mau ngeledek ente? Omong2 kapan nih ente menyusul #eeeaaa

      Jazakallah ya Don atas doa ente, moga ente segera juga menemukan bidadari nya, amien ya Rabb 🙂

  9. Sekali kopdar saya menjadi saksi keserasian kalian berdua. Barokallahu fikum, semoga segera bertambah anggota keluarga kalian dengan anak-anak yang sholih seperti ayah bundanya 🙂

  10. Ohh, berarti masih penganten baru dong yaa? Kalo gitu kemarin dikasih selamat deh 😀 Seru ya, dari nobar jadi ngelamar :D. Salam kenal ya, Mas Iman 😀

  11. hallo pak iman, mampir bentar ya. Mampir2 nemu cerita proses pertemuan dengan istri. Menarik dan baru tahu cerita lengkapnya sekarang. thanks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.