Review Novel BUMI CINTA Karya Habiburrahman El Shirazy

by | Mar 9, 2010 | Buku | 90 comments

Dan novel yang ditunggu-tunggu para penggemar karya Habiburrahman El Shirazy atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kang Abik ini pun terbit juga. Novel yang bertajuk Bumi Cinta ini masih merupakan novel dengan kisah romansa relijius yang tetap mengusung predikat sebagai novel pembangun jiwa, sebagaimana novel-novel Kang Abik sebelumnya yaitu Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih (KCB). Bahkan baik Ayat-Ayat Cinta dan KCB keduanya telah dilayarlebarkan. Namun tidak seperti novel sebelumnya yang bersetting di Mesir, kali ini Kang Abik mencoba mengeksplorasi keindahan bumi Rusia, khususnya kota Moskow.

CERITA

Dan tersebutkah seorang pemuda Indonesia bernama Muhammad Ayyas, seorang mahasiswa pasca sarjana di Delhi, India yang juga seorang santri. Muhammad Ayyas yang sebelumnya kuliah di Madinah ini berniat ingin mengerjakan tugas penelitian dari Dosen pembimbingnya yaitu mengenai Kehidupan Umat Islam di Rusia pada masa pemerintahan Stallin.

Tibalah ia di Rusia dengan disambut oleh teman lamanya David. David inilah yang mencarikan apartemen tempat tinggal untuk Ayyas. Dengan alasan keterbatasan budget yang dimiliki Ayyas dan lokasi apartemen yang strategis ternyata David hanya bisa mendapatkan sebuah apartemen yang berbagi dengan orang lain. Parahnya teman seapartemennya itu adalah dua orang wanita Rusia yang jelita. Serangkaian masalah bagi Ayyas pun bermula dari sini.

Yelena seorang pelacur kelas atas dan Linor seorang pemain biola yang akhirnya diketahui sebagai agen rahasia Mossad adalah 2 wanita yang menjadi teman seapartemen Ayyas. Apartemen yang memiliki 3 kamar ini mengharuskan Ayyas harus selalu berinteraksi dengan keduanya di ruang tamu, dapur, dan ruang keluarga. Sungguh ini merupakan godaan keimanan yang dahsyat bagi Ayyas yang mencoba menjaga kesucian dirinya sebagai muslim.

Godaan bagi Ayyas tidak hanya sampai di situ, dosen pembimbing yang dirujuk oleh dosennya di Delhi tidak bisa melakukan bimbingan ke Ayyas karena sesuatu hal, dia menyerahkan tugas bimbingan ini kepada asistennya. Dan ternyata sang asisten adalah seorang gadis muda jelita bernama Anastasia, seorang penganut kristen ortodoks yang sangat taat.

Interaksi yang intens sang asisten dengan Ayyas menimbulkan rasa simpati yang lebih di hati Anastasia kepada Ayyas. Ketertarikan itu pun kian hari kian menguat. Di lain pihak Yelena tengah dilanda konflik dengan sang mucikari dan Linor sang agen Mossad tengah menyiapkan rencana jahat kepada Ayyas, yaitu menyiapkan rekayasa fitnah sebuah pengeboman yang diarahkan agar Ayyas sebagai pelakunya.

Tiga wanita inilah yang mendominasi jalannya kisah dalam Bumi Cinta. Tidak ada konflik yang sedemikian hebat dalam kisah ini sebagaimana kita temui pada sosok Fahri yang sempat masuk penjara di Mesir, atau tokoh Furqon yang sempat terkena virus HIV. Di sini tokoh Ayyas hanya “nyaris” dipenjara karena difitnah melakukan pengeboman di Hotel Metropole oleh Linor.

Kisah ini juga dilengkapi dengan peristiwa pembantaian Zionis terhadap muslim Palestina di Sabra dan Sathila. Nuansa romansa memang terasa sangat kental di sini. Tiap halaman akan kita jumpai gejolak perasaan Ayyas atas wanita-wanita jelita yang dijumpainya.

KEKURANGAN

Lagi-lagi Kang Abik menampilkan tokoh yang terlalu sempurna di sini. Muhammad Ayyas memang dikisahkan tidak tampan dan juga tidak jelek, namun ia sangatlah cerdas, saleh, tawadhu, memiliki kepekaan sosial yang luar biasa, sangat romantis dan sifat-sifat baik lainnya. Bahkan berkali-kali Ayyas digambarkan menangis akan hal-hal yang ia anggap merupakan dosa atau mendekati dosa.

Banyak terdapat dialog-dialog yang sangat panjang yang jika kita bayangkan dalam dunia nyata ini akan sangat tidak realistis. Kang Abik dalam hal ini kurang halus dalam menyusupkan nilai-nilai dakwah. Tidak seperti dalam Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih, dialog-dialog bermuatan dakwah dalam novel ini ada kesan menggurui dan terlalu berpanjang-panjang.

Plot cerita terasa sangat datar. Ketika peristiwa pengeboman terjadi saya berharap ini menjadi klimaks cerita tentang kedzaliman yang harus dihadapi Ayyas, namun sayang ini sekali ini tidak kita jumpai. Tokoh Ayyas di sini tidak menghadapi konflik yang berarti alias bahagia-bahagia saja sepanjang cerita.

Mengapa yang terpikat kepada Ayyas seluruhnya merupakan wanita-wanita cantik? walau pun dengan ragam latar belakang yang berbeda tetap ini merupakan gangguan buat saya pribadi ketika membacanya.

KELEBIHAN

Sebagaimana novel sebelumnya, Bumi Cinta sarat degan muatan dakwah. Kisah romansa berbalut nilai dakwah ini disajikan dengan apik dan asyik untuk dinikmati. kang Abik juga menyelipkan kisah Sabra dan Sathila yang merupakan kisah pembantaian Zionis atas muslim Palestina.

Kang Abik menggambarkan kota Moskow dengan amat sangat detail, dari lokasi-lokasi strategis, gedung-gedung bersejarah, makanan khas Rusia, metro yang merupakan kebanggaan masyarakat Moskow, gaya hidup masyarakat di sana serta hal lainnya. Semua digambarkan dengan sangat jelas dan detail. Kutipan-kutipan bahasa Rusia juga benar-benar mampu menghanyutkan pembaca seakan benar-benar berada di negeri Rusia.

Akhir kisah yang menggantung, yaitu ketika Linor ditembak oleh agen Mossad setelah ia berhijrah ke Islam. Hingga halaman terakhir tidak diketahui apakah Linor ini akan mati atau selamat. Terus terang ini sangat membuat penasaran.

KEINDAHAN KOTA MOSKOW

Inilah beberapa foto beberapa lokasi yang menjadi latar belakang novel Bumi Cinta ini. Kita bisa membayangkan betapa indah dan cantiknya kota Moskow itu 🙂

Sheremetyevo Airport, bumi Rusia yang pertama dijejak Ayyas

Apartemen Kwartina, tempat tinggal Ayyas bersama Yelena dan Linor

MGU, Universitas kebanggaan masyarakat Moskow

KBRI di Moskow

Stasiun Metro Smoleskaya, lihat kemegahannya

Stasiun Metro Kievskaya, sebuah keanggunan yang berkelas

Stasiun Metro Komsomolskaya, ini stasiun atau istana ya?

Blue Mosque, satu dari 5 buah masjid di Moskow

Gereja St. Basil di Red Square (lapangan merah)

Hotel Metropole yang menjadi sasaran pemboman dalam novel ini

KESIMPULAN

Bumi Cinta sebagaimana novel Kang Abik sebelumnya memang menawarkan sebuah kisah romansa yang sangat indah dengan tetap dibalut nilai-nilai Islami. Novel ini mampu membangunkan jiwa-jiwa terlelap akan kelalaian mensyukuri nikmat Tuhan. Sangat layak dibaca dan dikoleksi 🙂

Bumi Cinta
Habiburrahman El Shirazy
Penerbit BASMALA
546 halaman
Harga : Rp. 50.000,00

90 Comments

  1. Aksa

    huaaaa, gak mau baca review ini..

    belum juga baca TLS, udah dikasi spoiler Bumi Cinta lagi..

    *pentung opa*

    Reply
  2. Dronel

    beruntunglah gua yang males baca novel.. dikasih spoiler mulu jadi bisa tau isi buku tanpa membaca.. uppss (ninja)

    btw klo kehidupan opa iman dikelilingin ama cewe2 cantik juga kan? (haha)

    Reply
  3. merry go round

    Wuuuaahh….Settingnya di Moscow. Kereeenn….btw, itu stasiun cantik banget ya, saya bisa puas narsis foto2 disitu tuh :p
    Wajib dibeli nih bukunya.thanks referensinya.

    Reply
  4. antown

    review mantap!! kalau dibaca cepet sayang sekali ya kalau emang kang abik bisa mengisahkan dengan amat sangat detil. ada info bakalan difilmkan juga kah?

    Reply
  5. Iman

    @Aksa, hehehe makanya beli bukunya (goodluck)

    @Aris, kalo ente hobinya makan sama main game sih hehehe. Hmmm … saya kan memang selalu dikelilingi wanita-wanita cantik Ris(evil_grin)

    Reply
  6. Iman

    @Mba Merry, ya bener stasiun di sana adalah pembuktian pemerintah komunis bahwa meeka bisa lebih unggul dari negara-negata kapitalis.

    Emang keren2 banget ya 🙂

    @Antown, katanya sih ini sudah dilirik oleh 2 PH terbesar di negeri ini. Cuma karena setting nya di Rusia pasti budget nya gede banget tuh hehehe

    Reply
  7. fai

    Baru beli hari minggu kemarin, sedang dibaca sekarang, dan barusan buar review kecil2an. Pas main kesini dia orng dah buat juga.

    Reply
  8. Pojok Pradna

    langsung menunggu giliran pinjam di persewaan buku terdekat 😀

    Reply
  9. Ambon Kaart

    nice review Opa. Duit 50rb saya jadi aman di dompet (evil_grin)

    Reply
  10. Iman

    @fai, baru baca di halaman 187 ya hehehe.

    Walaupun masih di bawah AAC dan KCB menurut standar ane, tapi buku ini tetap sangat menarik untuk dibaca 🙂

    @Pradna, beli atuh bro. Ini buku sangat layak dikoleksi kok hehehe

    Reply
  11. Rizal Adi Saputra

    wah di jkt sih 50.000 nah kalo disini 65.000 mahal banget…

    Reply
  12. Iman

    @Ambon, kok ikut2n manggil opa sih (pentung) hehehe.

    Eini buku bagus lho, nggak akan cukup cuma dengan membaca reviewnya, kudu beli hehehe

    @Rizal, di gramedia katanya harga novel ini 55.000. Di Kendari mungkin karena lewat laut kali ya hehehe

    Reply
  13. cipu

    Sejak ayat ayat cinta, saya sudah tidak membaca lagi karangan Kang Abik… ga tau kenapa… Sekarang lagi baca selimut debu, sebuah novel perjalanan di jalan sutra yang mengagum kan. Saya cuman bisa berdecak seperti cecak membaca buku ini

    Reply
  14. Okkots

    A good review. Ada kelebihang ada kekurangang….

    Emang mas Iman top banget dah kalo urusan review mereview 🙂

    Reply
  15. Iman

    @Cipu, kenapa atuh? Kan AAC itu novelnya bagus banget …

    @Okkots, iya ini mau berbagi. Kalo sesuatu yang bagus harus disampaikan juga dengan sebagus yang kita bisa agar menjadi menarik hehehe. Thanks bro 🙂

    Reply
  16. luvie

    jadi pengen ke moskow.. 🙁 mas iman.. bayarin ongkos dan akomodasi kesana dong.. *tarik2 baju mas iman sambil ngerayu*

    Reply
  17. Okkots

    Kalo urusan review me review mas Iman deh jagonya.

    Pake Kekurangang dang Kelebihang

    Reply
  18. iLLa

    Kang Abik pernah hadir di Makasar dalam acara bedah buku AAC, 2006 silam (waktu itu sayah masih di Makasar) Di acara itu juga mayoritas hadirin bertanya kenapa Fahri ditampilkan terlalu sempurna, dan sosok ini tampak tidak membumi.
    Dan waktu itu Kang Abik menjawab kurang lebih seperti ini :
    “liat pelem2 dari barat sana, apa tokoh jagoannya tidak digambarkan seperti ini pula? Misalnya Jackie Chan, ditembak beberapa kalipun tidak pernah mati. Atau di film2 India dan Hollywood, yg pemeran utamanya selalu tampan, baik hati, cerdas, dan berbagai label positif yg lain. Kita tau sebenarnya sosok sperti itu sangat sulit dijumpai tapi toh yg ada masyarakat tetap suka dengan film yg seperti itu.
    Kenapa tidak mencoba menampilkan sosok pemuda Islam yg seperti itu pula? Bukan ingin ikut2an atau apa, tapi hanya mencoba berani menampilkan bahwa tidak menutup kemungkinan ada sosok yg seperti ini (dalam hal ini Fachri di AAC) dan juga agar para pemuda Islam menjadi termotivasi menjadi Fahri pula.”
    Ini menurut Kang Abik lo yah, bukan saya heheheu.. 😀

    Tentang buku Bumi Cinta ini, saia blom baca semua siy, tapi so far sayah menganggap sepertinya Ayyas memang digambarkan sangat mudah
    “terganggu” sama kecantikan perempuan sana yak? Apa memang cewek2 sana yg sangat cuantik ato para lelaki yg memang sangat mudah terkena fitnah dari para wanita? huff… jadi jelaslah ya kenapa kita diserukan untuk Gadhul Bashar (worship)

    Makasih untuk bukunya ya kang, akhirnya ada juga gunanya berteman dengan kang Iman
    di plurk (haha)

    Reply
  19. Iman

    Luvie, eini ane juga pingin banget ke sono. Penasaran sama stasiun metro nya yang megah banget itu. Kapan ya bisa ke sana hehehe

    Okkots, ini sampe komenG nya dobel ginih. hati2 jangan sampe “anang” kali ya hihihii

    Reply
  20. Iman

    iLLa, memang ada benarnya sih untuk menampilkan sosok pemuda Islam yang sempurna sebagaimana tokoh2 rekaan Hollywood.

    Katanya emang begitu, nonik-nonik Rusia terkenal akan kecantikannya 🙂

    Gedubraks … jadi dendam nih pingin ngerjain balik si iLLa (thinking)

    Reply
  21. Isti

    jadi pengen baca…apa bakal difilmkan juga ya (mikir mode on)

    Reply
  22. Quinie

    hm… genre novel sayah bukan yang kaya gini :D, tapi kagum juga dengan poto2 yang dikau tampilin.. kereeennnnnn… itu poto ada di dalem nopelnya?

    Reply
  23. Yulef Dian

    Review yang lengkap, Ane dapat bocorannya bahwa novel ini ada kelanjutannya judulnya : Bulan **** ** ********** (masih blm bisa dibuka untuk umum, hee hee )

    Reply
  24. Iman

    Isti, baca dong, buku bagus lho ini 🙂 Konon kabarnya sih juga akan difilmkan. Kita tunggu aja hehehe.

    Quinie, emangnya suka novel ber genre apa nih? Ga suka yang romance kayak gini ya hehehe. Foto2 ini diunduh dari koleksi gambar milik mba google kok 🙂

    Reply
  25. Iman

    Wah mas Yulef selalu bikin penasaran nih. Memang Kang Abik bikin Bumi Cinta ini sengaja menggantung supaya ada sequelnya ya? hmmm …

    Ya udah kita tunggu aja deh 🙂

    Reply
  26. moslem

    Ceritanya dasyat, b’beda dg AAC dan KCB. Lbh internasional, menggigit, full konflik, dan tak t’duga. Jd mrinding mmbaca kisah Linor yg tak lain adl Shofia. Salut bwt kang Abik, novel Bumi Cinta diatas novel AAC dan KCB mnrt saya. Pokokny, rekomendasi habis…

    Reply
  27. alisyahsamosir

    Tiba-tiba sesak pengen ke Moskow. Gila, statiun aja sekeren itu.

    Reply
  28. Iman

    Moslem, pastinya karya-karya kang Abik memang sangat layak dikoleksi bro. Untuk Bumi Cinta ini terasa sangat istimewa karena menjadikan Moskow sebagai settingnya 🙂

    Alisyah, bener banget bro. Kota yang sangat indah kayaknya 🙂

    Reply
  29. Gamer_GPM

    wah karangan Habiburrahman El Shirazy emang T O P. saya sudah nonton 2 novelnya yg difilmkan. dy hebat banget. bisa membuat tema percintaan tapi dengan batas islam. itu susah sekali. Sekarang sudah terbit yang baru lg neh. perlu ditunggu juga filmnya…

    Reply
  30. Alfan

    Kang ijin copas boleh tidak..?

    Misalnya kalau tidak boleh, saya cantumkan aja link ke blognya mas.

    Misalnya kalau memang tidak boleh tolong beritahu saya di blog itu ya…blog saya di

    http://alformer259.wordpress.com

    Reply
  31. dhodie

    Spoiler banget deh postingannya (annoyed)

    Skip… skip… skip… Mau jelek atau bagus saya tetap pasti beli novelnya Shirazy koq 😀

    Reply
  32. Iman

    @Gamer GPM, wah setuju banget buku2 kang Abik memang sangat2 inspiratif, terutama tentang pergaulan Islami.

    Mengenai film nya kita tunggu aja bro, mudah2an juga akan dibuat 🙂

    Reply
  33. Iman

    @Alfan, Silakan bro kalau mau copas hehehe, tapi jangan lupa cantumkan sumbernya 😛

    @Dhodie, yo wis om. Se-nggak2nya kan bisa liat2 foto di Moskow dulu agar lebih menghayati ceritanya 🙂

    Reply
  34. asy_syu'ara'_comunity

    EEEE Novel ini bagus kalee…saye sude bace ni buku, menarik sangat, ade yang kite dapat dari novel macem ni, kalo menurut yu ni novel datar-datar aje, aiaia salah lah,

    Reply
  35. mifta

    kemaren tmn2 di plurk pd ngomongin ‘Bumi Cinta’, novel barunya kang Abik
    langsung deh googling nyari resensi ni buku.. 😀 *penasaran mode ON*

    akhirnya nyangkut ke sini 😀
    kesan pertama pas aku liat cover bukunya.. “wah.. itu masjid yg di daerah Kalasan ya..”

    setelah baca reviewnya… oow.. *typo. Ternyata bukan masjid Nurumi tapi gambar Gereja St. Basil di Red Square..

    mirip banget..
    cb liat di sini: http://3.bp.blogspot.com/_jafENsDTfMw/Sh7HQSOBhkI/AAAAAAAABPA/IHxQhc2wuOA/s400/an+nurumi2.jpg

    nice review (goodluck)

    Reply
  36. Iman

    @Mba Nin, makasih ya udah kasih award buat saya 🙂

    @Asy Syura, afwan kalau pendapat kita berbeda dalam menilai novel besutan Kang Abik yang satu ini. Tujuan ane kan untuk kritik yang positif kok 🙂

    Reply
  37. Iman

    @Mifta, makasih ya udah mau mampir di sini.

    Ane udah liat fotonya. Iya mirip banget ya ternyata 🙂

    Reply
  38. adyanti rahmarina

    belum baca novelnya,,,tapi pas liat tulisan ini jadi penasaran pengen baca,,,reviewnya keren bgt,,,,

    Reply
  39. Iman

    @Adyanti, novel ini dibuat oleh Kang Abik setelah melalui riset selama lebih dari setahun. Beliau belum pernah lho ke Moskow.

    Novel ini sangat layak dibaca dan dikoleksi. Makasih ya udah mampir 🙂

    Reply
  40. Nisa

    Assalamu’alaikum ..
    afwan kalau ada kata yang menyinggung ..
    Sebelumnya saya sudah baca novel BUMI CINTA ini, tapi sepertinya ending ceritanya kok agak janggal ya ?
    maksud saya, bagaimana jadi akhir pelabuhan cinta Ayyas setelah linor/sofia meninggal ?
    lalu bagaimana dengan kisah cinta doktor anastasia yang memendam rasa pada Ayyas ?
    bagaimana juga dg tesis yg dikerjakan Ayyas selama di Rusia ?
    Apakah lulus ?

    Hmm ..apa novel ini bersambung ?
    Apa ada Novel BUMI CINTA ke 2 ??

    harap dibalas ya,

    Syukron

    Reply
  41. Anonymous

    @Nisa
    saya setuju sama pendapat anda, ending buku ini terkesan ganjal, masih banyak pertanyaan yang belum selesai, seperti nasibnya Sofia, doctor Anastasia yang tidak dibahas lagi akhirnya dengan Ayyas, menurut saya harusnya ada sequelnya, atau mungkin Kang Abik ingin membuat novel yang berbeda dengan novel kebnyakan yang ia buat.

    Reply
  42. Iman

    Mba Nisa dan Anonim (?) saya sudah menanyakan ini ke Kang Abik ketika launching novel ini di islamic Book Fair kemarin. Beliau menjawab bahwa ini diserahkan sepenuhnya kepada pembaca untuk mengembangkan cerita sesuai dengan imajinasi masing-masing.

    Beliau tidak menjanjikan akan ada sequel, tapi tidak menutup kemungkinan akan dibuat.

    Semoga membantu 🙂

    Reply
  43. 3 Idiots

    Akankah novel ini masuk layar lebar seperti 2 karya Kang Abik sebelumnya???

    Reply
  44. Iman

    Hangga,banyak yang menginginkan ini masuk ke layar lebar. Beberapa PH juga sudah mulai menjajaki ke Kang Abik.

    Tapi masih belum bisa dipastikan karena setting film ini adalah di Rusia yang sangat sulit untuk membuat film di sana belum lagi masalah budget yang pasti sangat besar.

    Reply
  45. putri

    Ini resensi yang seimbang….
    karena mengukur tidak hanya kelebihan tapi juga kelemahan novel ini…salut buat empunya blog

    Saiah belum baca novel-nya..dan baru tahu kalo ada novel baru dari Kang Abik…jadi gak bisa comment banyak2.. 😀

    Setidaknya dengan membaca resensi ini saiah jadi tahu ttg Bumi CInta 😀

    terima kasih

    Reply
  46. Robbany

    novelnya bikin penasaran!!!!!!!!!!! segera dibuat digibooknya ya coz aqu kolector digibook hehehehe

    Reply
  47. Iman

    @Putri, makasih ya. jangan lupa baca novelnya ya. Bagus kok 🙂

    @Diari, bro jangan nunggu ebook dong. Kita dukung penulis2 bermutu dengan membeli karya2 beliau2 itu 🙂

    Reply
  48. ilhampst

    Terimakasih reviewnya, saya baru aja beli, belum sempat dibaca karena mesti siap2 ke luar kota besok. Di Gramedia memang 55 ribu, 50 ribu beli dimana? Karena emang suka sama tulisan Kang Abik ya gak masalah keluar duit segitu hehe…

    Wanita Rusia memang cantik2, saya pernah lihat album foto teman saya yang kuliah di China, dia punya banyak temen2 orang Rusia dan subhanallah, yang cowok ganteng2 dan tinggi2, yang cewek cantik2 dan rata2 postur model semua

    Reply
  49. Nisa

    Syukron balasannya ,,

    Kalau memang ada sequelnya, i’ll be waiting for that !

    Tapi, kalo memang tidak ada …
    hmm ..jujur saya rada kecewa ya ..
    coz sudah sangat bagus isi ceritanya ..tapi knapa endingnya bikin penasaran??
    Afwan kalo agak mengkritik, Novel Bumi Cinta kali ini mash jauh kalah pesonanya dengan Ayat-Ayat Cinta . Tapi tetap Novel yang dibuat Kang Abik semuanya masih tetap unggul dibanding novel2 islami Karya Orang lain .
    Semoga Kang Abik bisa berkreasi lebih baik lagi, lagi, dan lagi .

    Reply
  50. Iman

    Wah Ilhampst berarti memang isi novel ini beneran akurat ya, orang Rusia itu cantik dan tampan. Saya dapat novel ini sebelum resmi dipasarkan bro, jadi dapet harga istimewa 🙂

    Nisa, sependapat 🙂 ane juga merasa ini harus ada sequelnya. Moga jauh lebih baik 🙂

    Reply
  51. diyus

    nice posting 😀

    ijin copas yah 😀
    buat note di fb

    Reply
  52. Iman

    Dodi, silakan… monggo 🙂

    Memangnya id facebooknya apa Dod?

    Reply
  53. ODI SUMANTRI

    Assalamualaikum salam kenal mas imam.
    alhamdulilah saya dah baca novel bumi cinta, novel ini sangat bagus dan menggugah kita, walaupun agak sedikit keras, tapi menurut saya bagus bisa membuka cakrawala kita mengenai israel dan sekutunya. walaupun memang agak panjang dan kurang fluktuatif dalam kata2.

    Reply
  54. khamnews

    WUIIIIH KAPAN YAH Q bisa kesono, mw donk jadi pemainnya!111!!!!!!!!!!!

    Reply
  55. indahonly

    okelah, nanti saya beli buku ini, kebetulan lagi ada kompas-gramedia bookfair, 15% lumayan hee..

    Reply
  56. nurfysawcaz

    Terlepas dari kekurangannya., tetap patut untuk dibaca sepertinya..

    Thanks buat review nya…^^

    Reply
  57. Atry

    Bukunya sdah sya baca, seperti biasa, buku kang abik memang luar biasa, smaga dpat mengnelurkan karya2 yang lebih bagus lgi.

    Reply
  58. Aufa Amza

    Kapan e book gratis akan ada? hehehe

    Reply
  59. Anonymous

    NOVELNYA PASTI AKAN BAGUS KARENA SETTINGNYA SAJA DI MOSCOW. AKU PENGEN BELI CEPAT- CEPAT !!!!!!!!!!!!!!!!

    Reply
  60. Anna Sumali

    Mas iman izin sharing di FB ku ya….review novel ini.
    novel ini memberikan pengaruh yang cykup besar buatku…
    terutama masalah beribadah..Muh. ayyas dengan segala keterbatasan aja bisa melakukan ibadah tepat waktu apalagi kita yang ada di Indonesia dimana adzan selalu terdengar, cuaca yang nyaman…wuahhh jadi malu karena suka telat beribadah…
    so mau izin sharing ya..
    thank’s

    Reply
  61. Herik

    kira2 ada gak sih novel karangan orang luar negeri yang isinya mengambil setting keindahan kota jakarta..(huehue..)

    Reply
  62. andry

    BUMI CINTA KEREN BANGEEEEEEEEEEEEEEET….

    tapi endingnya bikin penasaran ….
    jadinya gantung d …
    ko ga diterusin c ?????

    da terusannya dong …
    biar ceritanya jelas n ga bikin penasaran ..
    sofianya mati ga ????
    trus ayyas jadi nikah ga ??????

    pleas ……please …..

    Reply
  63. asya

    wktu bc tu novel pas br nyampe d oz..tp berasa kyk d moskwa..search gmbr covernya eh ternyata ad tanda salibnya…btw..thx ya postingan foto2 setting d novel BC..

    Reply
  64. Cinta

    Bagus mas reviewnya, ijin copas and naruh link blognya mas iman di blog baruku ya. Thanks.

    Reply
  65. DiaryNadya

    wah, kebetulan kemaren baru ikut bedah novel bumi cinta plus ketemu langsung sama kang abik. nice posting.
    lam kenal 😀

    Reply
  66. dian

    aku ud baca.. hm subhanallah..
    linor keren… 🙂
    tp sayang, di tembak mati sama agen mosad. heu

    Reply
  67. GUZ ILLUSTRATOR

    aku suka alurnya, cuma terlalu banyak penjelasan dan dialog dalam hati dan lagi2 karakternya saleh banget, kadang2 aku bertanya, “kok, gak Devid aja jadi tokoh utamanya??

    aku lebih suka pada bagian yang menceritakan kisah Linor dan Ending cerita. Novel yang bagus!!

    Reply
  68. robertto

    baru 2 jam yang lalu aku menyelesaikan membaca novel ini…
    masya allah…sungguh tiada tanding kang abik meceritakan kisah roman yang begitu indah..tambah lagi dibalut dengan indahnya cinta menurut syariat islam…
    kang abik memang tiada tandingnya dibumi seribu suku ini…kita patut bangga…

    Reply
  69. Iman

    @Odi Sumantri, salam kenal juga ya 😀
    Benar, dengan segala kekurangannya novel Bumi Cinta ini memang sangat layak dibaca dan dikoleksi 🙂

    @Khamnews, mau ke Moskow? Tunggu aja audisi kalau film ini difilmkan hehehe. Omong2 mau incar peran siapa nih 🙂

    Reply
  70. Iman

    @IndahOnly, sip kalau udah baca buat reviewnya ya 😀

    @Nurfysawcaz, Sepakat sekali. Sama2 ya 😀

    Reply
  71. Iman

    @Bro Abdul Qadir, lho memangnya belum baca?

    @Atry, amien. Kita doakan bersama agar Kang Abik tetap konsisten menelurkan karya2 fenomenal bagi sastra Islami kita 😀

    Reply
  72. Iman

    @Ami, kita seharusnya mendukung berkembangnya karya2 sastra khususnya yang Islami ini, caranya ya dengan membelinya. Artinya kita telah mengapresiasi karya sanga penulis 🙂

    Wah kok pakai id anonim ya, jadi bingung mau panggilnya apa 😀

    @Anna, silakan Anna, dengan senang hati 🙂

    Reply
  73. Iman

    @Herik, hmmm kalau yang satu ini saya belum tau hehehe

    @Andry, nah berarti Kang Abik telah sukses membuat Andry penasaran hehehe. Tunggu aja, siapa tau akan ada lanjutannya 🙂

    @Asya, sama2 😀

    Reply
  74. Iman

    @Cinta, silakan 🙂

    @Diary Nadya, salam kenal juga 🙂

    @Dian, eh kata siapa Linor mati? Kan memang belum tau bagaimana nasib Linaor hehehe

    @Gus, Setuju. Di sini Kang Abik pasti memiliki maksud tersendiri dengan menjadikan karakter tiap tokoh dalam novelnya 🙂

    Reply
  75. Iman

    @Robertto, benar sekali. Eh ane baru tau lho bahwa Rusia ini disebut bumi seribu suku 🙂

    Reply
  76. dedek_indra

    sebenaRnya ceriTaNya bersambunG pa gak si tu…. kan beLum tau si ayas terakhiR dengan siapa…

    Reply
  77. Iman

    Dedek_Indra, belum tau. Kita serahkan sepenuhnya ke Kang Abik aja hehehe

    Reply
  78. Ahmad Alhabsyi

    Kaya’nya si ntar bakal ada Bumi Cinta 2..

    Belum sempat si Ayyas menerima ajakan Linor untuk menikah, tiba2 Linor ditembak agen mosad..

    Akankah Linor selemat sebagaimana maut yg hampir menjemput Yelena..?

    Akankah Ayyas menikah dg Linor..?

    Bagaimana dg Ainul Muna yg tetap setia menunggunya dg penuh cinta di desa…?

    Bagaimana dg Doktor muda Anastasia yg tergila2 dg Ayyas…?

    Simak kisah selanjutnya di Bumi Cinta 2 (hahaha…)

    Namanya jg Novel, ujung2nya slalu bikin penasaran…

    Reply
  79. Iman

    Benar @Ahmad, tapi sepertinya Kang Abik menunggu penjualan buku Bumi Cinta ini sampai target tertentu dulu deh baru membuat kelanjutannya. Hukum ekonomi masih berlaku 😀

    Reply
  80. frizz

    waduh dah kluar lagi novel kang abik,, lum punya?? untung dah ada review’y.. jd tmbah penasaran ni??
    novel pembangun jiwa kang abik emang mantap.. perlu tu di koleksi,,

    Reply
  81. nuaeman

    Saya baharu sahaja habis membacanya.. setuju sekali dengan reviewnya.. saya juga ingin membuat review sendiri di blog dan mohon keizinan utk diambil gambar2 berkenaan rusia itu..

    Reply
  82. febi

    cerita yang sangat menyentuh jiwa dan benar sebuah novel pembangun jiwa..
    huaa..crita yang sedih bgt dan pas di lembar2 terakhir bacanya mpe nagis terisak2..
    semoga sofia alis linor selamat dan di ceritakan di bumi cinta 2..
    Kang Abik, bikin lanjutan ceritanya y…ditunggu..

    Reply
  83. febi

    cerita yang sangat menyentuh jiwa dan benar sebuah novel pembangun jiwa..
    huaa..crita yang sedih bgt dan pas di lembar2 terakhir bacanya mpe nagis terisak2..
    semoga sofia alis linor selamat dan di ceritakan di bumi cinta 2..
    Kang Abik, bikin lanjutan ceritanya y…ditunggu..

    Reply
  84. ayu

    cerita” novelnya sangat menggugah banget,i like it 🙂

    Reply
  85. akhy

    *gulung langsung ke bagian komentar, takut spoiler*

    ah, saya udah lama beli tapi belum sempat kebaca (doh)

    Reply
  86. fahizah

    ape maksud prenamat novel. adakah leona mati atau mereka khwin dan bahagia…. actlly mmang terpgun dgan keindahan penceritaan dalam cerita. terpeggun dengan keindahan bumi rusia yang sedikit sebanyak dselitkan pengorbanan orang ilam terdahulu… amat takjup…

    Reply
  87. fanya

    sinopsisnya appa y?

    Reply

Trackbacks/Pingbacks

  1. Dalam Mihrab Cinta (DMC), Debut Perdana Kang Abik sebagai Sutradara | ImanSulaiman.com - [...] best seller ini pun telah dibuat versi layar lebar. Sedangkan novel terakhir Kang Abik yaitu Bumi Cinta masih belum…

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.