Hanya Dia

by | Jan 10, 2010 | Sharing | 10 comments

Dari Nya …
yang menjadikan tiada menjadi ada
menjadikan cahaya di tengah gulita
mengubah diam menjadi berputar
menghidupkan kematian atas kehidupan
yang menjentikkan jarum detik terus mengorbit

Oleh Nya ..
cinta menjadi benci
mulia menjadi terhina
perkasa menjadi lemah
sulit menjadi mudah
mustahil berubah nyata

Untuk Nya …
hitamku berubah putih
lemahku menjadi daya
yakinku membunuh putus asa
tertatih ku kini berlari
tangisku menjadi bahagia
pongah ku bermetamorfosa menjadi ikhlas
bodohku sekarang berubah paham
sombongku menjadi tawadhu

Hai pemegang hati … jangan kembalikan menjadi hina … gelap tak bercahaya
akhiriku dengan bahagia … di jalan Mu
sendiri …

10 Comments

  1. cipu

    Mas Iman,

    Jangan lupa cantumin perkiraan harga.
    Kali aja ada yang minat πŸ˜€

    Reply
  2. Iman

    Uppps … kayaknya salah taroh comment ya Cipu hihihi

    Reply
  3. luvie

    puisi yang sangat indah.. πŸ™‚

    amiin.. Dia Yang Maha Mendengar tahu apa yang ada di dalam hati kita, bahkan sebelum kita mengucapkannya.. πŸ™‚

    Reply
  4. Iman

    Makasih Luvie, eh emang itu pantas ya disebut puisi? *nggak pede mode* hehehe

    Reply
  5. Quinie

    huaaaa imaaan, potonya keren bangetsss

    Reply
  6. Iman

    Hihihihi … ane dapet boleh nyomot di google tuh. Siluetnya ternyata cewek ya hihihi baru nyadar (haha)

    Reply
  7. katakataku

    cinta menjadi benci
    mulia menjadi terhina

    mmm. adakah ini jawapan karena do’a yang berlum terkabulkan (thinking)

    Reply
  8. Iman

    Comment pertama dari Aksa nih hehehe…

    Hmmm apa ya … saya juga nggak ngerti maksudnya (okok)

    Reply
  9. Elsa

    amiiiiiiin amiiiiiiiiin
    semoga khusnul khotimah.

    Reply
  10. Iman

    Amien … makasih udah mampir di sini Mba πŸ™‚

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.