Review

Novel Ayat-Ayat Cinta 2

By on December 1, 2017

Mendapatkan Novel Ayat-ayat Cinta 2 cetakan pertama bertanda-tangan Kang Abik merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya. Kendati sejak novel ini di tangan saya, baru 2 tahun kemudian novel ini rampung saya baca  (ninja) . Salah satu pemicu saya kembali membaca novel ini adalah kabar akan segera ditayangkannya Film AAC2 pada 21 Desember mendatang hehehe.

KISAH

Bagaimanakah kehidupan pernikahan Fahri dan Aisha setelah kepergian Maria? Pertanyaan ini pasti akan selalu menghantui dan membuat penasaran para pembaca dan pecinta novel Ayat-Ayat Cinta yang pertama. Maka hampir sudah bisa dipastikan novel kedua ini akan singgah ke tangan para pembaca novel pertamanya, entah dengan cara membeli atau pun sekedar meminjam  :-P . Selain tentu diharapkan akan mampu menggaet para pembaca baru.

Berbeda dengan novel pertama, pada novel yang kedua ini Kang Abik membawa Ayat-Ayat Cinta ke dimensi yang sama sekali berbeda. Benar, beda banget!

(8410)

Continue Reading

Review

Review Film Duka Sedalam Cinta (2017)

By on October 25, 2017

Bagi pecinta cerpen Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) kehadiran filmnya yang tayang tahun lalu tentulah sangat dinantikan. Setidaknya Film KMGP yang tayang 21 Januari 2016 lalu telah berhasil meraih sekitar 147.053 penonton. Film yang berakhir dengan ending yang menggantung ini bisa dipastikan akan dibuat sekuelnya. Dan memang benar, sekuel film ini pun tayang sejak 19 Oktober yang lalu dengan judul Duka Sedalam Cinta.

Namun timbul pertanyaan saya ketika mengetahui jumlah bioskop yang menayangkan film Duka Sedalam Cinta ini yang “sangat-sangat sedikit”. Sebagai informasi hanya ada 2 bioskop yang menayangkan film ini di Jakarta, yakni satu bioskop di jaringan 21 dan satu bioskop lagi di jaringan CGV. Hal ini sangat aneh buat saya mengingat film pertamanya tidak bisa dibilang gagal karena berhasil meraih penonton cukup baik.

DEJA VU?

Menyaksikan Duka Sedalam Cinta di menit-menit pertama saya seperti deja vu, sebab banyak sekali adegan yang ditampilkan sama persis dengan Film Ketika Mas Gagah Pergi. Saya memaklumi hal ini karena memang toh film ini merupakan film sekuel kan?

(862)

Continue Reading

Sharing

Uban

By on October 17, 2017

Pernah nggak kamu mengalami ketika berbicara dengan orang yang baru kita kenal, mata mereka malah “mendadak fokus” ke atas kepala kita? Ngeselin nggak? Buat yang belum terbiasa pasti demikian. Awalnya saya juga begitu, tapi lama kelamaan saya sudah terbiasa. Kenapa mereka semua seperti itu? Yup, sesuai dengan judul tulisan ini karena di kepala saya telah tersembul komunitas kecil uban, tepatnya di sekitar ubun-ubun. (annoyed)

Saya sebut komunitas kecil karena mereka nggak terlalu banyak tapi berkumpul dalam satu tempat dengan begitu solidnya. Kendati jumlahnya kecil tapi warna putih di antara belantara warna hitam ya jelas-jelas sangat menarik perhatian.  

(86)

Continue Reading