March 5th, 2012

Sumber : syaifuddin.com
Mendapatkan kesempatan untuk menonton film yang paling ditunggu beberapa waktu terakhir ini adalah sebuah anugerah buat saya. Ahad lalu (4/03) Alhamdulillah saya dan beberapa kawan MataSinema mendapatkan undangan nonton bareng Film Negeri 5 Menara dari salah satu provider berita online boleh.com. Tidak hanya nonton film, kami pun berkesempatan untuk melihat langsung dan berkenalan dengan penulis novel (Ahmad Fuadi), sutradara (Affandi Abdul Rahman), penulis skenario (Salman Aristo) dan juga beberapa pemain utama film ini yang sengaja dihadirkan oleh penyelenggara.
Menonton film ini tanpa sebelumnya membaca novelnya merupakan keuntungan tersendiri buat saya karena bisa melihat film ini tanpa ekspektasi tertentu dan juga (semoga) bisa menikmati film ini lebih jernih.
Ruh film ini sepertinya ada satu kalimat pendek ber bahasa arab yang berbunyi “Man Jadda wa Jada” yang memiliki arti kurang lebih “Siapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan berhasil”. Kalimat tersebut seringkali diulang di film ini seolah muncul sebagai charger tiap kali sang tokoh di film ini sedang dalam kondisi lemah. Mirip seperti istilah “all is well” dalam Film Three idiot.
February 17th, 2012
Maaf jika judulnya rada nyeleneh. Saya dan Angie (Angelina Sondakh*) nggak ada hubungan apa-apa. Cuma ingin pinjam namanya aja, boleh kan Jeng Angie?
SAYA
Sebelum punya motor dan jadi pengendara motor saya sangat risih melihat pengendara motor yang berlaku seenaknya di jalan raya. Dalam hati saya bertekad jika saya jadi pengendara motor kelak nggak akan berlaku tidak disiplin di jalan raya layaknya para biker yang suka ugal-ugalan dan tidak mengenal aturan.

Sumber Foto : smc-jember.blogspot.com
Saat itu nggak nyaman sekali melihat pengendara motor yang suka naik ke trotoar, padahal kita ketahui bersama trotoar adalah hak para pejalan kaki, apa pun alasannya mereka nggak boleh menaikinya. Belum lagi mereka yang suka masuk ke jalur busway, jelas-jelas jalur ini khusus untuk Bus Transjakarta. Banyak juga di antara pengendara motor ini yang melanggar lampu lalu-lintas, sangat rentan menimbulkan kecelakaan di jalan. Yang paling menyebalkan adalah para pengendara motor yang sengaja memodifikasi motor mereka agar bersuara super kencang dan memekakkan telinga. Masih banyak lagi kelakuan para pengendara motor di jalan yang saya sangat tidak sukai.
Alhamdulillah sekitar enam bulan yang lalu saya diberi kemudahan rejeki untuk memiliki sebuah sepeda motor. Sepeda motor yang sangat langka ditemui di jalan ini memang sepertinya sengaja tercipta khusus untuk saya, gimana nggak? Tidak satu pun saya lihat ada orang lain yang menggunakan motor yang saya pakai ini di jalan raya. Paling-paling saya bisa menemui jenis motor yang sama hanya ketika saya sedang service rutin di service center
Lho kok malah cerita motor sih? hehehe
February 15th, 2012
Dear sahabat blogger,
Pernah nggak terbersit keinginan untuk memiliki smartphone kelas atas seperti iPhone 4S? Tapi saya yakin jika melihat harganya (coba cek harga paketan si merah dan si biru) yang selangit itu umumnya dari kita akan pelan-pelan mundur teratur, kecuali bagi mereka yang memang berkantong super tebal.

Sumber Foto : xl123.multiply.com
Atau pernah nggak ada keinginan untuk memiliki handphone berbasis android yang saat ini sangat ramai dibicarakan itu? Memang handphone ber operating system besutan google ini lebih ramah terhadap kantong kita. Ragam pilihannya pun tersebar dari harga yang relatif sangat terjangkau hingga yang super premium. Mungkin banyak di antara kita yang memang sudah memiliki smartphone android ini, tetap saja jika ditawarkan secara cuma-cuma siapa yang sanggup menolaknya? ya kan?